Trump Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Isu Liar Copot Netanyahu Mencuat

Jakarta – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan telah membuka jalur komunikasi dengan sejumlah tokoh oposisi Israel. Langkah ini mencuat di tengah merebaknya isu liar

Jul 06, 2026 - 13:59
0 0
Trump Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Isu Liar Copot Netanyahu Mencuat

Jakarta – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan telah membuka jalur komunikasi dengan sejumlah tokoh oposisi Israel. Langkah ini mencuat di tengah merebaknya isu liar tentang kemungkinan perubahan di pucuk pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, seiring meningkatnya friksi antara Washington dan Tel Aviv.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Terdepan.id, Selasa (23/6), media Israel Channel 12, yang dikutip oleh Middle East Monitor, menyebutkan bahwa para pejabat di lingkaran Trump menilai pemerintahan Netanyahu berpotensi menghadapi pergantian. Keyakinan itulah yang mendorong AS melakukan pendekatan informal dengan para pemimpin oposisi negeri Zionis tersebut.

Kontak Informal dengan Bennett dan Eisenkot

Dua figur utama yang disebut telah berkomunikasi dengan pihak Washington adalah Naftali Bennett, mantan Perdana Menteri Israel yang kini memimpin Partai Together, dan Gadi Eisenkot, mantan Kepala Staf Militer Israel yang menjabat sebagai ketua Partai Yashar. Keduanya dikenal sebagai tokoh yang berseberangan dengan koalisi sayap kanan Netanyahu.

“Para pejabat pemerintahan Trump meyakini bahwa pemerintahan Netanyahu mungkin akan segera berakhir, dan mereka tidak ingin kehilangan momentum diplomatik,” demikian intisari laporan Channel 12 yang dikutip Terdepan.id.

Belum ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun kubu oposisi Israel terkait pembicaraan ini. Namun, spekulasi tentang keretakan hubungan Trump-Netanyahu kian menemukan pijakan, terutama setelah sejumlah kebijakan AS dinilai berseberangan dengan kepentingan strategis pemerintahan Netanyahu.

Ketegangan AS-Israel Meningkat

Sejumlah pengamat mencatat bahwa hubungan kedua sekutu tradisional itu tengah memasuki fase kritis. Washington belakangan menunjukkan ketidakpuasan terhadap lambatnya proses perdamaian dan kebijakan ekspansi permukiman di Tepi Barat. Sementara itu, Netanyahu terus menegaskan hak Israel untuk mempertahankan kedaulatannya tanpa tekanan eksternal.

Pendekatan yang dilakukan AS terhadap oposisi Israel menimbulkan tanda tanya besar. Apakah ini manuver diplomatik biasa untuk menjaga keseimbangan politik, atau benar ada skenario serius untuk mendorong perubahan rezim di Tel Aviv? Lingkaran istana Netanyahu dikabarkan waspada namun belum melontarkan tanggapan resmi.

Isu liar ini menjadi lebih menarik mengingat Bennett dan Eisenkot memiliki basis dukungan yang cukup solid di parlemen. Jika komunikasi informal itu berkembang menjadi aliansi politik, bukan mustahil peta kekuasaan di Israel akan mengalami perubahan signifikan dalam waktu dekat.

Terdepan.id akan terus memantau perkembangan situasi dan menghadirkan informasi terbaru seputar dinamika geopolitik di Timur Tengah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User