The Rolling Stones Luncurkan Album Hackney Diamonds di New York
New York — Di tengah sorotan lampu gemerlap Manhattan, The Rolling Stones merayakan peluncuran album terbaru mereka, Hackney Diamonds, pada Kamis malam (19
New York — Di tengah sorotan lampu gemerlap Manhattan, The Rolling Stones merayakan peluncuran album terbaru mereka, Hackney Diamonds, pada Kamis malam (19/10/2023). Band legendaris itu menggelar pesta kecil yang dihadiri penggemar, jurnalis, dan selebritas di salah satu sudut kota. Penampilan singkat mereka, termasuk nomor pembuka "Angry", sontak mengguncang ruangan dan membuktikan bahwa usia tidak mampu meredupkan energi rock 'n' roll sejati.
Album Penuh Bintang dan Harapan Baru
Hackney Diamonds menandai album studio pertama The Rolling Stones setelah 18 tahun vakum dari materi original, sejak A Bigger Bang (2005). Digarap bersama produser Andrew Watt, album berisi 12 trek ini menghadirkan kolaborasi mengejutkan: Lady Gaga dan Stevie Wonder turut menyumbang vokal di lagu "Sweet Sounds of Heaven", sementara mantan bassist Bill Wyman kembali bergabung, dan almarhum Charlie Watts—yang meninggal pada 2021—tetap hadir melalui rekaman drum di dua lagu. Ini sekaligus menjadi album perdana tanpa Watts sebagai anggota penuh, diteruskan oleh drummer Steve Jordan.
"Album ini adalah surat cinta kami untuk penggemar dan untuk Charlie," ujar Mick Jagger dalam wawancara di sela acara. "Kami ingin merayakan musik yang telah menyatukan kami selama enam dekade. Ini bukan nostalgia—ini rock and roll yang hidup, yang masih bisa mengguncang panggung mana pun."
Keith Richards menambahkan, "Kami tidak pernah merencanakan jarak selama ini. Tapi begitu kami masuk studio, semuanya mengalir. Seakan irama itu masih ada di darah kami."
Respons Kritis dan Komersial
Sejak dirilis tepat pada 20 Oktober 2023, Hackney Diamonds langsung melesat ke puncak tangga album di 19 negara, termasuk Inggris, Jerman, dan Australia. Di Amerika Serikat, album debut di posisi ketiga Billboard 200 dengan penjualan minggu pertama lebih dari 100.000 unit setara album. Kritikus musik rata-rata memuji keberanian Stones mengeksplorasi sound modern tanpa kehilangan akar blues mereka. Majalah Rolling Stone menyebutnya "album terkuat mereka dalam 40 tahun terakhir", sementara NME menyoroti lirik Jagger yang penuh refleksi namun tetap tajam.
| Lagu | Kolaborator | Peran |
|---|---|---|
| "Sweet Sounds of Heaven" | Lady Gaga, Stevie Wonder | Vokal tamu, keyboard |
| "Live by the Sword" | Bill Wyman | Bass |
| "Mess It Up" | Charlie Watts | Drum (rekaman arsip) |
| "Bite My Head Off" | Paul McCartney | Bass |
Di balik kilau komersial, album ini membawa narasi emosional. Kematian Charlie Watts menjadi bayang-bayang yang justru mempersatukan. "Charlie selalu ingin kami terus bermain. Jadi, setiap ketukan drum di album ini adalah cara kami menyapa beliau," kata Ronnie Wood.
Enam Dekade Tak Terbendung
The Rolling Stones dibentuk pada 1962 di London. Dari panggung klub kecil hingga stadion raksasa, mereka menjual lebih dari 200 juta album di seluruh dunia. Hackney Diamonds sekaligus menjadi pernyataan bahwa band yang rata-rata anggotanya berusia 80 tahun ini belum selesai. Mereka tetap melakukan tur global meski dalam skala lebih kecil. Konser peluncuran di New York mengisyaratkan akan ada tur besar berikutnya, kabarnya dijadwalkan pada 2024—meski belum ada pengumuman resmi.
Pesta peluncuran di New York itu dihadiri pula oleh sejumlah nama besar seperti Trevor Noah dan Mary J. Blige. Seisi ruangan ikut bernyanyi ketika intro "(I Can’t Get No) Satisfaction" mengalun. Bagi yang hadir, malam itu adalah bukti bahwa rock and roll bukanlah genre yang akan lekang oleh waktu, melainkan energi yang terus diperbarui.
Data penjualan dan warisan budaya: The Rolling Stones diperkirakan telah meraup pendapatan kotor dari tur sepanjang karier lebih dari $10 miliar. Album ini menambah daftar pencapaian yang mencakup Grammy Lifetime Achievement Award dan pelantikannya ke Rock and Roll Hall of Fame pada 1989. Dengan Hackney Diamonds, mereka mencatat rekor sebagai artis tertua yang meraih nomor satu di Inggris dengan album baru di abad ke-21.
Sebagai penutup pesta, Jagger melepas mikrofon dan hanya berkata, "Kami masih punya beberapa lagu lagi." Kalimat sederhana yang disambut gemuruh tepuk tangan. Di New York malam itu, para veteran rock membuktikan bahwa berlian palsu (istilah slang Inggris "hackney diamonds" untuk kaca pecah) pun bisa berkilau layaknya permata asli, bila diolah oleh tangan-tangan yang tak pernah kehilangan gairah.
[SOCIAL_TWEET]: Setelah 18 tahun menanti, The Rolling Stones meluncurkan album original baru Hackney Diamonds di New York. Kolaborasi dengan Lady Gaga dan Stevie Wonder bikin album ini langsung meroket ke puncak tangga lagu 19 negara. #TheRollingStones #HackneyDiamonds #RockNroll[SOCIAL_TG]: 🎸 The Rolling Stones rilis album baru Hackney Diamonds—album original pertama dalam 18 tahun! Penampilan spesial di New York, kolaborasi epik, dan puncak tangga lagu global. Cerita selengkapnya ada di sini.
Comments (0)