Suhardiman Amby Kena OTT KPK, Pengganti Bupati Kuansing yang Dulu Juga Terjerat Korupsi

Terdepan.id — Suhardiman Amby, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam (1/7/2026). Penangkapan ini menambah pa

Jul 07, 2026 - 23:15
0 0
Suhardiman Amby Kena OTT KPK, Pengganti Bupati Kuansing yang Dulu Juga Terjerat Korupsi

Terdepan.id — Suhardiman Amby, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam (1/7/2026). Penangkapan ini menambah panjang daftar kepala daerah di Provinsi Riau yang tersangkut kasus rasuah. Ironisnya, Suhardiman merupakan pengganti Bupati sebelumnya, Andi Putra, yang juga diciduk KPK karena kasus suap pada 2021.

Dari Pengganti Kini Jadi Tersangka

Berdasarkan penelusuran Terdepan.id, Andi Putra ditangkap pada 18 Oktober 2021. Ia terbukti menerima suap dalam pengurusan izin perkebunan kelapa sawit. Pengadilan menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepadanya. Suhardiman yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati kemudian naik mengisi kursi Bupati Kuansing untuk meneruskan sisa masa jabatan Andi. Kini, tak sampai lima tahun setelah pelantikannya, Suhardiman justru menyusul sang pendahulu ke dalam jeruji besi.

Informasi yang dihimpun Terdepan.id menyebutkan OTT terhadap Suhardiman berlangsung di sebuah rumah makan di wilayah Kuansing. Tim penindakan KPK mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah dan dokumen proyek. Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan pernyataan resmi. Namun, sumber di internal KPK menyebutkan penangkapan ini terkait dugaan suap pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan setempat.

"Ini pukulan telak bagi warga Kuansing. Kami berharap pengganti justru membawa perubahan bersih, tetapi ternyata kasus yang sama terulang," ujar Budi Hartono, seorang aktivis antikorupsi di Pekanbaru, saat dihubungi Terdepan.id, Kamis (2/7/2026).

Riau, ‘Neraka’ Bagi Kepala Daerah?

Provinsi Riau memang dikenal sebagai salah satu daerah dengan rekor tertinggi kepala daerah yang terjerat korupsi. Sebelum Andi Putra dan Suhardiman Amby, sejumlah nama seperti Bupati Rokan Hulu, Siak, dan Bengkalis juga pernah divonis dalam kasus serupa. Penangkapan Suhardiman semakin mempertegas tantangan serius tata kelola pemerintahan di Riau.

KPK direncanakan akan merilis secara resmi kronologi penangkapan dan konstruksi perkara pada hari ini. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau disebut akan segera menunjuk pelaksana harian untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati Kuansing. Situasi politik di daerah tersebut pun kembali memanas menjelang pemilihan kepala daerah serentak berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User