Said Iqbal Bongkar Rencana PHK Massal 2.500 Karyawan di Pabrik Bubur Kertas Mojokerto

Mojokerto, Terdepan.id — Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkap temuan mengejutkan terkait ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal

Jul 08, 2026 - 06:17
0 0
Said Iqbal Bongkar Rencana PHK Massal 2.500 Karyawan di Pabrik Bubur Kertas Mojokerto

Mojokerto, Terdepan.id — Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkap temuan mengejutkan terkait ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sektor industri pengolahan kertas. Sebuah pabrik bubur kertas di wilayah Mojokerto, Jawa Timur, dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 2.500 orang pekerjanya dalam waktu dekat.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Said Iqbal setelah melakukan peninjauan ke lokasi pabrik milik PT Pakerin tersebut. Dalam kunjungannya, ia mendapati fakta bahwa kondisi operasional perusahaan sudah sangat mengkhawatirkan.

"Saat ini, sekitar 80% pekerja sudah dirumahkan oleh pihak perusahaan. Ini menjadi sinyal kuat bahwa PHK massal tinggal menunggu waktu," ujar Said Iqbal dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (15/4/2025).

Dari hasil penelusuran di lapangan, Said Iqbal memperoleh informasi bahwa perusahaan diduga tengah mengalami krisis keuangan yang cukup parah. Penyebab utamanya bukan karena lesunya pasar atau turunnya permintaan, melainkan karena modal operasional perusahaan tersangkut di bank yang telah ditutup oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Ini masalah struktural yang serius. Modal perusahaan disimpan di bank bermasalah yang sudah dihentikan operasinya oleh OJK. Akibatnya, arus kas perusahaan terganggu dan berdampak langsung pada nasib ribuan pekerja," jelasnya.

Said Iqbal menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan, pemerintah daerah setempat, dan manajemen PT Pakerin. Tujuannya adalah mencari solusi terbaik agar hak-hak pekerja tetap terlindungi.

"Kami tidak ingin PHK menjadi jalan pintas. Harus ada upaya maksimal untuk menyelamatkan lapangan kerja dan memastikan pekerja mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan undang-undang," tegas mantan Presiden Partai Buruh tersebut.

Lebih lanjut, Said Iqbal mengimbau kepada seluruh pekerja di PT Pakerin untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Ia berjanji akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan memastikan transparansi informasi kepada para pekerja yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Pakerin belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana PHK tersebut. Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto juga belum mengeluarkan keterangan mengenai langkah mediasi yang akan dilakukan.

Tim Terdepan.id masih terus berupaya menghubungi pihak perusahaan dan instansi terkait untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan ribuan kepala keluarga yang bergantung pada pabrik tersebut sebagai sumber penghidupan utama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User