Pulau Cingkuak Jadi Andalan Wisata Bahari Pesisir Selatan

Kawasan wisata bahari di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terus berbenah. Pulau Cingkuak, salah satu destinasi unggulan yang menawarkan keindahan pantai berpasir putih dan air laut jernih,

Jul 06, 2026 - 07:00
0 0
Pulau Cingkuak Jadi Andalan Wisata Bahari Pesisir Selatan

Kawasan wisata bahari di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terus berbenah. Pulau Cingkuak, salah satu destinasi unggulan yang menawarkan keindahan pantai berpasir putih dan air laut jernih, kini menjadi fokus pengembangan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Pemerintah daerah bersama pengelola setempat melakukan sejumlah perbaikan infrastruktur dan penataan layanan guna menarik lebih banyak pengunjung, baik lokal maupun mancanegara.

Pembenahan Infrastruktur Demi Kenyamanan Pengunjung

Upaya pembenahan di Pulau Cingkuak mencakup perbaikan dermaga, penambahan fasilitas tempat duduk dan area berteduh, serta penataan jalur pejalan kaki di sekitar pulau. Armada kapal penyeberangan juga diperbarui dengan standar keamanan yang lebih baik. Tidak hanya itu, pengelola menyediakan tempat sampah organik dan anorganik di sejumlah titik strategis untuk menjaga kebersihan lingkungan pulau. Langkah ini diambil setelah terjadinya peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan pada musim liburan terakhir, yang sempat membuat beberapa fasilitas kewalahan.

"Kami menyadari bahwa kenyamanan wisatawan adalah kunci keberhasilan destinasi. Oleh karena itu, seluruh pembenahan ini kami lakukan secara bertahap, mulai dari penyeberangan yang lebih aman hingga penataan ruang publik di pulau," ujar Kepala Dinas Pariwisata Pesisir Selatan saat ditemui di sela pemantauan proyek perbaikan.

Penerapan tarif resmi penyeberangan menjadi salah satu langkah strategis yang segera diperkenalkan. Sebelumnya, tarif sering kali berubah tanpa kejelasan, sehingga menimbulkan keluhan dari pengunjung. Kini, harga tiket kapal telah ditetapkan secara transparan, dengan rincian yang dipasang di loket resmi. Untuk perjalanan dari pelabuhan utama menuju Pulau Cingkuak, wisatawan dewasa dikenakan biaya Rp35.000 per orang, sementara anak-anak setengah harga. Langkah ini diharapkan dapat memangkas praktik calo dan memberikan kepastian bagi wisatawan.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Wisata

Dengan penataan ini, Pulau Cingkuak tidak hanya menjadi lebih nyaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Warung-warung milik warga yang menjual makanan khas dan cendera mata kini ditata dalam satu sentra kuliner. Hal ini ikut mendorong perputaran uang di tingkat lokal. Data dari Dinas Pariwisata menunjukkan, setelah pembenahan tahap awal, kunjungan harian naik rata-rata 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pemerintah setempat optimistis Pulau Cingkuak mampu bersaing dengan destinasi bahari lain di Sumatera seperti Mentawai atau Pulau Pagang, dengan mengedepankan pesona alam yang masih asri dan nilai sejarah berupa benteng peninggalan kolonial.

Selain memperbaiki fisik, promosi juga digencarkan melalui media sosial dan kerja sama dengan biro perjalanan. "Kami ingin wisatawan tidak hanya datang sekali, tetapi kembali lagi karena pelayanan yang prima dan lingkungan yang terjaga," tambah salah satu pengelola. Dengan komitmen bersama, Pulau Cingkuak diproyeksikan menjadi ikon wisata bahari Pesisir Selatan yang mampu mengangkat nama daerah di kancah nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User