Program Pelita ASN Resmi Diluncurkan untuk Perkuat Fondasi Keluarga Pegawai Negeri

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga para Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui sebuah program terobosan bernama Pendampingan dan Layanan Terin

Jul 08, 2026 - 18:27
0 1
Program Pelita ASN Resmi Diluncurkan untuk Perkuat Fondasi Keluarga Pegawai Negeri

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga para Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui sebuah program terobosan bernama Pendampingan dan Layanan Terintegrasi bagi Keluarga Aparatur Sipil Negara atau disingkat Pelita ASN. Program ini resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar di Graha Menur, Rumah Sakit Daerah Prof. dr. Moeljono Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Peluncuran yang berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026 tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi. Kehadiran kedua tokoh sentral ini menegaskan komitmen kuat pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam menempatkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

Keluarga Sehat Jadi Fondasi Pelayanan Publik

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan bahwa ASN tidak semata-mata dituntut untuk profesional dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Lebih dari itu, setiap ASN perlu memiliki keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas. Pesan ini menggarisbawahi hubungan erat antara kehidupan pribadi yang stabil dengan kinerja profesional di ranah publik.

"Pada peringatan Harganas ini kita juga meluncurkan Pelita ASN. Bagaimana pendampingan dan pelayanan secara terintegrasi bagi ASN terutama yang terkait dengan ketahanan keluarga," ujar Khofifah.

Program Pelita ASN dirancang sebagai sebuah ekosistem pendampingan yang menyeluruh, mencakup berbagai aspek kehidupan berkeluarga. Mulai dari konseling pernikahan, pengasuhan anak, manajemen keuangan rumah tangga, hingga penanganan konflik internal keluarga. Integrasi layanan ini memungkinkan setiap ASN mengakses bantuan yang dibutuhkan tanpa harus berpindah-pindah instansi, sehingga proses penyelesaian masalah menjadi lebih efisien dan efektif.

Langkah Pemprov Jatim ini patut diapresiasi mengingat tantangan yang dihadapi keluarga modern semakin kompleks. Tekanan ekonomi, paparan digital yang masif terhadap anak-anak, serta tuntutan pekerjaan yang tinggi seringkali menjadi pemicu keretakan dalam rumah tangga. Dengan adanya Pelita ASN, para pegawai negeri di lingkungan Pemprov Jatim memiliki jaring pengaman sosial yang dapat diandalkan kapan pun dibutuhkan.

Menteri Arifatul Choiri Fauzi dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini dinilai sejalan dengan visi Kementerian PPPA dalam memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam perlindungan anak serta pemenuhan hak-hak perempuan.

Diharapkan, program Pelita ASN tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, melainkan mampu membangun budaya keluarga yang tangguh di kalangan ASN secara berkelanjutan. Ketika setiap pegawai memiliki ketahanan keluarga yang kokoh, maka pelayanan publik yang mereka berikan kepada masyarakat pun akan semakin optimal dan berkualitas.

Informasi selengkapnya mengenai program Pelita ASN dapat diakses melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan implementasi program ini dan dampaknya bagi kesejahteraan keluarga ASN di Jawa Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User