Persis Solo Rampungkan Jajaran Pelatih, Hendro Kartiko Resmi Bergabung
jateng.jpnn.com, SOLO — Persis Solo semakin mematangkan persiapan menatap kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Setelah resmi menunjuk Ricky Nelson s
jateng.jpnn.com, SOLO — Persis Solo semakin mematangkan persiapan menatap kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Setelah resmi menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih kepala, manajemen Laskar Sambernyawa kini melengkapi susunan tim kepelatihan dengan sejumlah nama baru, termasuk legenda Timnas Indonesia, Hendro Kartiko.
Struktur kepelatihan ini dirancang untuk menjawab evaluasi musim lalu, di mana konsistensi performa dan pengelolaan skuad menjadi titik lemah. Ricky Nelson, yang sebelumnya sukses membawa tim promosi, diberikan keleluasaan penuh untuk memilih para asisten yang dianggap mampu menerjemahkan filosofi bermain modern yang ia usung. Masuknya Hendro Kartiko dalam jajaran ini menjadi salah satu keputusan paling mencuri perhatian.
Peran Strategis Hendro Kartiko: Lebih dari Sekadar Pelatih Kiper
Nama Hendro Kartiko mungkin sudah tidak asing di telinga pencinta sepak bola Indonesia. Mantan penjaga gawang utama Timnas Indonesia era 2000-an ini dikenal dengan refleks cepat dan kepemimpinannya di kotak penalti. Kini, pengalaman lebih dari dua dekade di lapangan hijau akan ia salurkan sebagai pelatih kiper Persis Solo—namun, perannya diproyeksikan lebih luas.
Manajemen mengonfirmasi bahwa selain menangani lini penjaga gawang, Hendro akan dilibatkan dalam sesi analisis taktik bertahan dan pengembangan pemain muda. “Kami tidak hanya merekrut pelatih kiper; kami membawa mentor yang paham kultur sepak bola Indonesia. Hendro akan menjadi jembatan antara staf pelatih dan pemain lokal,” ujar salah satu perwakilan manajemen kepada jateng.jpnn.com, Senin (8/7).
Ini menandakan pergeseran pendekatan: kiper utama seperti Muhammad Riyandi tidak hanya akan ditempa dari sisi teknis, tetapi juga aspek game intelligence yang kerap menjadi pembeda di level elite. Hendro sendiri menyatakan antusiasmenya. “Saya datang untuk membangun, bukan sekadar melatih. Persis punya potensi besar, dan saya ingin memastikan sektor gawang menjadi fondasi kokoh,” katanya.
Komposisi Tim Pelatih yang Solid
Selain Hendro, Ricky Nelson juga membawa beberapa nama lain yang belum diumumkan secara resmi. Namun, dari informasi yang dihimpun, susunan pelatih akan mencakup asisten pelatih yang fokus pada transisi menyerang dan seorang analis video yang sudah berpengalaman di klub-klub Eropa Timur. Komposisi ini mencerminkan ambisi Persis untuk tidak hanya bertahan di papan tengah, melainkan mengincar posisi lima besar musim depan.
"Kami sedang membangun ulang fondasi. Tim kepelatihan ini adalah kombinasi antara sosok yang paham akar rumput dan mereka yang paham tuntutan sepak bola modern," ujar Ricky Nelson saat konferensi pers virtual akhir pekan lalu.
Beberapa poin kunci dari strategi kepelatihan baru ini meliputi:
- Peningkatan sektor kiper: Hadirnya Hendro Kartiko diharapkan menekan rasio kebobolan yang menjadi masalah musim lalu.
- Integrasi pemain muda: Ricky Nelson dikenal piawai memoles talenta dari akademi; staf baru akan mempercepat proses promosi pemain U-21 ke tim utama.
- Adaptasi taktik fleksibel: Analis video akan memungkinkan tim mengubah formasi dengan cepat sesuai lawan, tanpa kehilangan identitas menyerang khas Solo.
Respon Suporter dan Target Musim Depan
Kabar lengkapnya jajaran pelatih ini disambut positif oleh suporter fanatik, Pasoepati. Mereka menilai kehadiran Hendro Kartiko sebagai langkah nostalgia yang produktif—satu ikon lokal yang kembali ke akar sepak bola Jawa Tengah. Di media sosial, tagar #HendroKartikoDay ramai diperbincangkan.
Sementara itu, target realistis yang dibebankan manajemen adalah finis di peringkat ke-4 hingga ke-6 Pegadaian Championship, sekaligus melangkah lebih jauh di Piala Indonesia. Dengan pramusim yang masih tersisa dua bulan, Ricky Nelson dan timnya dijadwalkan langsung menggelar pemusatan latihan di Solo akhir pekan ini. Laga uji coba melawan klub Liga 2 dan satu tim asal Malaysia juga sudah masuk agenda.
Persis Solo tampaknya tidak ingin mengulangi kesalahan rekrutmen musim lalu. Dengan struktur pelatih yang kini lebih lengkap dan terarah, mereka berharap bisa menjawab kerinduan publik Solo akan prestasi yang konsisten.
Comments (0)