Pendeta GKI Tewas Ditembak di Intan Jaya, Menteri HAM Desak TNI-Polri Tingkatkan Pengendalian Pasukan

Laporan Terdepan.id dari Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan keprihatinan mendalam atas tewasnya seorang pendeta Gereja Kristen Injili (GKI) dalam insiden penembak

Jul 06, 2026 - 13:16
0 0
Pendeta GKI Tewas Ditembak di Intan Jaya, Menteri HAM Desak TNI-Polri Tingkatkan Pengendalian Pasukan

Laporan Terdepan.id dari Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan keprihatinan mendalam atas tewasnya seorang pendeta Gereja Kristen Injili (GKI) dalam insiden penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Ia menegaskan bahwa rentetan peristiwa berdarah yang terus menelan korban jiwa sipil di bumi Papua harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama aparat keamanan yang bertugas di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, insiden tragis tersebut terjadi di Intan Jaya dan langsung menjadi sorotan publik setelah diklaim bertanggung jawab oleh faksi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Meski demikian, aparat gabungan TNI-Polri hingga saat ini masih terus melakukan pendalaman investigasi untuk mengungkap kronologi pasti serta aktor di balik penembakan yang merenggut nyawa pemuka agama tersebut.

Permintaan Tegas Menteri HAM

Menanggapi situasi keamanan yang kian memanas di wilayah konflik, Menteri HAM tidak tinggal diam. Dalam keterangannya yang dikutip Terdepan.id, Natalius Pigai secara spesifik menyoroti profesionalitas dan pengendalian anggota keamanan yang diterjunkan ke Papua. Ia meminta para petinggi institusi pertahanan untuk mengambil langkah cepat dan terukur agar kejadian serupa tidak terus berulang.

"Penembakan pendeta di Intan Jaya dan Papua, kita minta Panglima TNI dan Kapolri agar mengendalikan anggotanya yang bertugas di Papua."

Pernyataan tersebut ditegaskan Pigai dalam pernyataan persnya pada Rabu (1/7/2026). Ia menekankan bahwa hilangnya nyawa warga sipil, apalagi seorang tokoh agama, merupakan pukulan telak bagi upaya pembangunan perdamaian dan pemajuan hak asasi manusia di tanah Papua.

Perlindungan Sipil dan HAM di Bumi Cenderawasih

Insiden ini menambah panjang daftar kelam kekerasan di Papua yang sering kali menempatkan masyarakat sipil pada posisi paling rentan. Menteri Pigai menambahkan bahwa peristiwa yang terus berulang ini tidak hanya mengancam stabilitas keamanan, tetapi juga memperburuk trauma psikologis bagi warga yang mendambakan hidup dengan damai. "Peristiwa yang terus menelan korban jiwa di Papua harus menjadi perhatian serius seluruh pihak," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim Terdepan.id masih memantau perkembangan situasi di Intan Jaya. Seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menahan diri dan memberikan kepercayaan penuh kepada proses hukum yang sedang berjalan, sembari mendorong pemerintah untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga negara dan penegakan HAM yang berkeadilan di Tanah Papua.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User