Pemkab Bogor Wacanakan Bangun Rel Kereta Gadog-Puncak untuk Urai Macet
Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan rencana besar pengembangan transportasi berbasis rel di kawasan selatan dan barat wilayah Bogor, Jawa Barat. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat konekt
Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan rencana besar pengembangan transportasi berbasis rel di kawasan selatan dan barat wilayah Bogor, Jawa Barat. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi solusi konkret atas problem kemacetan yang selama ini membelit jalur wisata Puncak serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara lebih merata.
Jalur Gadog–Rest Area Puncak Jadi Prioritas
Salah satu proyek yang paling disorot adalah pembangunan jalur kereta api dari kawasan Gadog menuju Rest Area Puncak. Jalur ini dirancang khusus untuk mendukung aksesibilitas menuju destinasi wisata andalan Kabupaten Bogor tersebut, sekaligus diharapkan mampu mengurai kemacetan yang kerap terjadi, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan rencana ini saat berbincang dengan awak media, Selasa (23/6/2026).
"Salah satu rencana yang menjadi perhatian adalah pembangunan jalur rel dari kawasan Gadog menuju Rest Area Puncak. Jalur ini dirancang untuk mendukung aksesibilitas kawasan wisata Puncak, sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam mengurai kemacetan," kata Rudy Susmanto.
Ia menjelaskan, gagasan ini merupakan bagian dari visi pengembangan infrastruktur transportasi massal yang terintegrasi di Kabupaten Bogor. Tidak hanya menyasar sektor pariwisata, pengembangan rel kereta juga akan menjangkau kawasan selatan dan barat yang selama ini masih minim akses transportasi publik memadai. Dengan adanya jalur rel, mobilitas warga di wilayah pinggiran diharapkan meningkat, sehingga aktivitas ekonomi lokal ikut terpacu.
Kemacetan di jalur Puncak telah menjadi persoalan kronis. Volume kendaraan yang melonjak saat akhir pekan sering kali melumpuhkan arus lalu lintas, membuat wisatawan terjebak berjam-jam di jalan. Pemerintah daerah telah mencoba berbagai rekayasa lalu lintas, namun pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi terus melampaui kapasitas jalan. Oleh karena itu, kehadiran moda transportasi massal berbasis rel dinilai sebagai langkah strategis yang dapat mengubah pola pergerakan wisatawan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Rencana ini masih dalam tahap wacana dan akan membutuhkan kajian mendalam, termasuk studi kelayakan teknis, pembebasan lahan, serta pendanaan. Meski demikian, komitmen Pemkab Bogor untuk mewujudkannya menjadi sinyal kuat akan transformasi transportasi di wilayah selatan dan barat Bogor. Masyarakat dan pelaku usaha wisata pun menyambut positif ide ini, dengan harapan akses menuju Puncak bisa lebih lancar tanpa mengorbankan kenyamanan perjalanan.
Informasi selengkapnya mengenai perkembangan rencana ini akan terus diulas oleh Terdepan.id melalui laporan-laporan berikutnya.
Comments (0)