Mendikdasmen Kenang Jasa Soeharto di Pendidikan: Beasiswa Supersemar-SD Inpres

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memberikan penghormatan khusus kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, atas kontribusinya yang besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. D

Jul 06, 2026 - 13:57
0 0
Mendikdasmen Kenang Jasa Soeharto di Pendidikan: Beasiswa Supersemar-SD Inpres

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memberikan penghormatan khusus kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, atas kontribusinya yang besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Di tengah suasana peringatan 105 tahun kelahiran Soeharto, Mu'ti membuka secarik kisah dari masa lalunya sendiri yang tak lepas dari sentuhan program beasiswa legendaris era Orde Baru tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Mu'ti dalam acara pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) untuk pembuatan sketsa wajah Soeharto terbanyak. Kegiatan bersejarah ini berlangsung di Aula Universitas Trilogi, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026). Di hadapan para peserta dan panitia, ia mengenang bagaimana program beasiswa itu telah mengubah jalan hidupnya dan jutaan anak bangsa lainnya.

Menerima Rahmat Beasiswa Supersemar

Dengan nada penuh syukur, Mu'ti berkisah, "Saya adalah salah satu dari mungkin sekian juta anak Indonesia yang mendapatkan rahmat atau mendapatkan berkah dari jasa-jasa Pak Harto." Momen itu menjadi sangat personal ketika ia mengakui dirinya merupakan salah satu penerima Beasiswa Supersemar. "Saya adalah salah satu penerima Beasiswa Supersemar. Sebuah beasiswa yang pada masa kuliah sangat prestisius, dan hanya beberapa mahasiswa saja yang dapat menerima Beasiswa Supersemar itu," ujarnya, mengingat masa-masa sulit yang berubah cerah berkat bantuan pendidikan tersebut.

Lebih jauh, Mendikdasmen menyoroti dua kebijakan strategis yang digulirkan Soeharto di bidang pendidikan. Selain Beasiswa Supersemar, pembangunan Sekolah Dasar Instruksi Presiden (SD Inpres) dianggap sebagai fondasi penting yang menjangkau anak-anak di pelosok negeri. "Program SD Inpres dan Beasiswa Supersemar adalah bukti nyata bagaimana seorang pemimpin memikirkan masa depan bangsanya," imbuhnya. Ribuan gedung sekolah dasar yang tersebar hingga ke daerah terpencil menjadi saksi bisu upaya pemerataan akses pendidikan yang pada akhirnya meningkatkan angka melek huruf secara signifikan.

Acara pemecahan rekor Muri ini sendiri menjadi simbol unik untuk mengingat kembali jasa para pendahulu bangsa. Para peserta menuangkan penghormatan mereka melalui goresan sketsa, menghadirkan kembali wajah Sang Jenderal Besar dalam ribuan interpretasi visual. Mu'ti berharap, peringatan seperti ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi pemicu bagi generasi penerus untuk terus menghargai sejarah perjalanan pendidikan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User