Mayat Wanita dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan
SIDOARJO, TERDEPAN.ID — Temuan mayat seorang wanita di dalam mobil dinas berpelat merah di kawasan Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, menggemparkan publik. Setelah dilakukan identifi
SIDOARJO, TERDEPAN.ID — Temuan mayat seorang wanita di dalam mobil dinas berpelat merah di kawasan Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, menggemparkan publik. Setelah dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang, korban diketahui merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Korban yang berinisial RJS (50) tersebut ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang mengenaskan di dalam kendaraan dinasnya. Penemuan jenazah di area bandara yang merupakan gerbang utama akses udara Jawa Timur tersebut langsung memicu berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai kronologi lengkap dan penyebab pasti kematiannya.
Dari informasi yang dihimpun media kami, korban terakhir kali terlihat saat berangkat kerja pada hari Kamis, 18 Juni. Sebelum meninggalkan rumah pada pagi hari, RJS sempat berpamitan kepada anaknya. Dalam percakapan singkat tersebut, ia menyampaikan bahwa kemungkinan besar baru akan pulang ke rumah pada hari Sabtu karena harus menghadiri sebuah agenda rapat yang dianggapnya penting.
"Korban pamit kepada anaknya bahwa kemungkinan pulang hari Sabtu karena ada rapat. Tetapi tidak menyebutkan rapat di mana atau akan pergi ke daerah mana," ungkap Kuasa Hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Keterangan yang disampaikan Risang Bima Wijaya tersebut memperkuat dugaan bahwa korban memang memiliki agenda resmi atau pertemuan penting sebelum ditemukan meninggal. Namun, hingga saat ini, belum diketahui secara pasti di mana lokasi rapat yang dimaksud dan dengan siapa saja korban bertemu atau berkomunikasi sebelum kejadian tragis tersebut terjadi di kawasan Bandara Juanda.
Pihak keluarga korban kini tengah berupaya keras untuk mengungkap seluruh fakta di balik kematian RJS. Kehadiran kuasa hukum menandakan bahwa keluarga korban tidak ingin kasus ini ditutup secara sepihak dan menuntut adanya transparansi penuh dalam proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh aparat kepolisian setempat.
Ditemukannya jenazah ASN pemerintah daerah di dalam mobil dinas di area strategis seperti Bandara Juanda tentu menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk instansi terkait di lingkungan Pemkab Bangkalan. Publik pun menanti perkembangan lebih lanjut terkait hasil autopsi serta penyelidikan yang sedang berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kematian RJS secara menyeluruh.
Comments (0)