Libur Sekolah, Anak-Anak Antusias Belajar Jadi Dokter Kecil di iMuseum

Jakarta - Mengisi masa libur sekolah, puluhan anak mengikuti program edukasi bertajuk Dokter Kecil yang diselenggarakan di iMuseum IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Program ini

Jul 07, 2026 - 22:47
0 0
Libur Sekolah, Anak-Anak Antusias Belajar Jadi Dokter Kecil di iMuseum

Jakarta - Mengisi masa libur sekolah, puluhan anak mengikuti program edukasi bertajuk Dokter Kecil yang diselenggarakan di iMuseum IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Program ini dirancang khusus untuk memperkenalkan dunia medis kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

Para peserta yang berusia antara 6 hingga 12 tahun tampak ceria saat mengenakan jas laboratorium mini dan stetoskop plastik. Mereka diajak menjelajahi berbagai sudut museum yang menyimpan koleksi alat-alat kedokteran bersejarah, serta mengikuti simulasi sederhana tentang cara menangani luka ringan, mengukur tekanan darah, hingga mengenal organ tubuh manusia.

Belajar Sambil Bermain

Kegiatan Dokter Kecil ini tidak hanya berupa ceramah, melainkan dikemas dalam bentuk permainan dan praktik langsung. Anak-anak dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan dipandu oleh mahasiswa kedokteran yang bertindak sebagai fasilitator. Mereka belajar mencuci tangan dengan benar sesuai standar kesehatan, mempraktikkan pembalutan, dan mendengarkan detak jantung teman menggunakan stetoskop sungguhan.

"Kami ingin menghilangkan ketakutan anak pada dokter dan rumah sakit. Dengan bermain peran, mereka jadi lebih paham bahwa dokter adalah sahabat yang membantu, bukan menakutkan," ujar salah satu panitia penyelenggara saat diwawancarai Terdepan.id.

"Aku paling suka waktu jadi dokter beneran, dengerin jantung temanku. Ternyata bunyinya duk-duk gitu! Nanti aku mau jadi dokter," kata Naura, peserta program tersebut dengan mata berbinar.

Edukasi Kesehatan Sejak Dini

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi orang tua untuk memberikan pemahaman kesehatan dasar kepada anak. Menurut seorang narasumber dari FKUI, literasi kesehatan harus ditanamkan sejak usia dini agar anak dapat lebih sadar menjaga kebersihan dan kesehatan dirinya sendiri.

“Program ini sudah beberapa kali diadakan dan selalu mendapat respons positif. Kami berupaya membuat materi yang mudah dicerna, seperti menggunakan boneka anatomi dan permainan kartu bergambar untuk menjelaskan fungsi organ tubuh,” jelasnya kepada tim liputan Terdepan.id.

Selama setengah hari, anak-anak bergantian mengunjungi lima pos edukasi, mulai dari pos gigi dan mulut, pos gizi, pos pertolongan pertama, pos anatomi, hingga pos farmasi. Setiap pos dirancang dengan dekorasi warna-warni dan alat peraga yang menarik perhatian anak-anak. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diminta untuk mencoba sendiri berbagai alat peraga sehingga pengalaman belajar lebih membekas.

Dengan adanya program semacam ini, libur sekolah tidak lagi hanya diisi dengan bermain gawai atau menonton televisi, tetapi juga menjadi momen berharga untuk memperkaya pengetahuan anak. Pihak penyelenggara berharap kegiatan Dokter Kecil dapat rutin diadakan dan menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User