Lahan Tidur di Bojonggede Disulap Jadi Kawasan Pertanian Terpadu, Dorong Ketahanan Pangan Warga

Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah strategis dengan menyulap lahan tidur yang terbentang di kawasan Jalan Raya Bojonggede-Kemang menjadi sebuah kawasan pertanian terpadu. Inisia

Jul 08, 2026 - 08:01
0 0
Lahan Tidur di Bojonggede Disulap Jadi Kawasan Pertanian Terpadu, Dorong Ketahanan Pangan Warga

Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah strategis dengan menyulap lahan tidur yang terbentang di kawasan Jalan Raya Bojonggede-Kemang menjadi sebuah kawasan pertanian terpadu. Inisiatif ini digulirkan sebagai upaya konkret memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Transformasi lahan yang sebelumnya tidak produktif ini menandai perubahan paradigma dalam pengelolaan aset daerah. Alih-alih membiarkan lahan kosong tak termanfaatkan, Pemkab Bogor merancang sebuah ekosistem pertanian modern yang mengintegrasikan berbagai komoditas dalam satu hamparan. Konsep pertanian terpadu yang diusung tidak hanya berfokus pada produksi pangan semata, tetapi juga menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan bagi warga sekitar.

“Kita tidak ingin ada lahan yang menganggur. Setiap jengkal tanah harus memberi manfaat, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan,” ujar perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor dalam laporan Terdepan.id di lokasi.

Kawasan pertanian terpadu ini dirancang untuk menampung beragam aktivitas, mulai dari budidaya tanaman pangan, hortikultura, hingga perikanan. Sistem integrasi yang diterapkan memungkinkan limbah dari satu sektor menjadi input bagi sektor lainnya. Limbah tanaman, misalnya, dapat diolah menjadi pakan ternak, sementara kotoran ternak diolah kembali menjadi pupuk organik bagi lahan pertanian. Pola ini tidak hanya menekan biaya produksi secara signifikan, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem lokal.

Keterlibatan warga menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Pemkab Bogor membuka ruang partisipasi bagi masyarakat untuk menggarap lahan, mendapatkan pendampingan teknis, hingga mengakses pasar. Harapannya, kawasan ini menjelma tidak sekadar menjadi lumbung pangan, tetapi juga menjadi pusat pelatihan dan inkubator wirausaha pertanian bagi generasi muda.

Dari sisi ketahanan pangan, langkah ini merupakan benteng pertahanan menghadapi fluktuasi pasokan dari luar daerah. Produksi lokal yang konsisten diyakini mampu meredam gejolak harga pangan di pasaran. Sementara dari perspektif ekonomi, kawasan ini diproyeksikan menciptakan lapangan kerja baru dan memutar roda ekonomi warga melalui penjualan hasil panen segar maupun produk olahan bernilai tambah.

Laporan Terdepan.id di lapangan menunjukkan bahwa persiapan lahan telah memasuki tahap signifikan. Sejumlah alat berat terpantau meratakan tanah dan membuat saluran irigasi sederhana yang memanfaatkan sumber air setempat. Skema pertanian terpadu ini diharapkan menjadi model percontohan yang dapat direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bogor yang juga memiliki potensi lahan tidur cukup luas. Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen mengawal proyek ini hingga benar-benar dapat dipanen manfaatnya oleh seluruh elemen masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User