Komisi II DPR: Dasco Pimpin Safari Bahas RUU Pemilu ke Parpol Non-parlemen

Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, mengungkapkan bahwa DPR akan segera menggelar safari politik untuk mendengarkan aspirasi partai-partai yang tidak memiliki kursi di parlemen dalam

Jul 07, 2026 - 23:54
0 0
Komisi II DPR: Dasco Pimpin Safari Bahas RUU Pemilu ke Parpol Non-parlemen

Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, mengungkapkan bahwa DPR akan segera menggelar safari politik untuk mendengarkan aspirasi partai-partai yang tidak memiliki kursi di parlemen dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu). Langkah ini diambil sebagai bagian dari proses penyusunan draf yang lebih inklusif dan demokratis.

Menurut Aria, safari tersebut akan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, bersama jajaran pimpinan Komisi II dan perwakilan dari setiap fraksi di DPR. Pernyataan itu disampaikannya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

“Intinya begitu, selain civil society, kampus, kita dalam menyusun draf rancangan RUU ini kita mau dengarkan dari partai-partai yang tidak masuk parlemen. Kita mau safari langsung dipimpin oleh Pak Wakil Ketua DPR Pak Dasco bersama pimpinan Komisi II beserta poksi-poksi yang mewakili representatif dari fraksi yang ada,”

langkah ini menegaskan komitmen DPR untuk membuka ruang dialog seluas-luasnya. Tidak hanya melibatkan unsur masyarakat sipil dan akademisi, tetapi juga memberi tempat bagi partai politik non-parlemen untuk menyampaikan pandangannya secara langsung. Hal ini dinilai penting agar RUU Pemilu yang dihasilkan mencerminkan semangat keadilan elektoral dan tidak meminggirkan kelompok manapun.

Respons Partai Politik Non-Parlemen Dinanti

Safari politik ini diharapkan dapat menjaring beragam masukan, terutama terkait isu-isu krusial seperti ambang batas parlemen (parliamentary threshold), sistem pemilu, dan besaran daerah pemilihan. Sejumlah partai non-parlemen sebelumnya kerap menyuarakan kekhawatiran mengenai aturan ambang batas yang dinilai menghambat akses mereka ke Senayan.

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki kursi di parlemen menyatakan sikap terbuka terhadap wacana penetapan ambang batas parlemen pada angka 5 hingga 7 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun safari difokuskan pada partai non-parlemen, masukan dari fraksi-fraksi yang sudah ada tetap menjadi pertimbangan utama. PKB yang diwakili oleh para politisinya di Komisi II menekankan fleksibilitas dalam pembahasan isu tersebut.

Safari politik yang dipimpin oleh Dasco ini rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan agenda mengunjungi sejumlah partai non-parlemen yang telah terdaftar secara resmi. Tim dari Komisi II akan mengumpulkan masukan tertulis dan lisan yang kemudian akan diintegrasikan ke dalam naskah akademik dan draf RUU.

Sejumlah pengamat politik yang dihubungi Terdepan.id menyambut baik inisiatif ini. Menurut mereka, partisipasi partai non-parlemen dalam pembahasan RUU Pemilu merupakan langkah maju untuk memperkuat konsolidasi demokrasi. Dengan mendengar langsung aspirasi dari berbagai pihak, diharapkan UU yang baru nantinya dapat meminimalisir konflik kepentingan dan menciptakan kompetisi politik yang lebih sehat.

DPR sendiri menargetkan pembahasan RUU Pemilu dapat diselesaikan sebelum tahapan pemilu berikutnya dimulai. Safari politik ini diharapkan mempercepat proses harmonisasi dan sinkronisasi antar pemangku kepentingan, sehingga produk legislasi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan seluruh komponen bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User