Ketum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kesejahteraan Warga NTT
Ketua Umum Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih (KMP) Tri Tito Karnavian mengajak semua pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan kesejah
Ketua Umum Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih (KMP) Tri Tito Karnavian mengajak semua pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Ajakan ini disampaikan dalam sebuah diskusi virtual yang diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan pelaku usaha pada Selasa (1/7/2025).
Pentingnya Sinergi Lintas Sektor
Tri menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi perempuan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar program-program pembangunan dapat menjangkau seluruh lapisan warga secara berkelanjutan. Menurutnya, pendekatan parsial hanya akan menghasilkan dampak yang terbatas.
"Kami melihat kolaborasi yang terjalin selama ini telah menghadirkan manfaat nyata. Namun, kita perlu lebih masif dan terstruktur agar setiap rupiah yang digelontorkan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat NTT," ujar Tri.
Ia mencontohkan, kerja sama Seruni KMP dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di sejumlah kabupaten di NTT telah berhasil mendorong partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan desa, yang berimbas pada alokasi dana desa untuk program pemberdayaan ekonomi.
Program Nyata dan Dampaknya
Salah satu program unggulan yang menjadi bukti kolaborasi adalah pelatihan pengolahan pangan lokal bagi kelompok perempuan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dengan pendampingan dari Seruni KMP dan bantuan peralatan dari mitra swasta, puluhan perempuan kini mampu memproduksi olahan jagung dan kelor yang dipasarkan secara daring. Pendapatan rata-rata mereka naik hingga 40 persen dalam enam bulan terakhir.
Selain itu, Seruni KMP juga memfasilitasi akses air bersih melalui sinergi dengan perusahaan daerah air minum dan lembaga non-pemerintah, terutama di wilayah yang kerap dilanda kekeringan. "Kami tidak bisa bekerja sendiri. Justru dengan merangkul semua pihak, kita bisa menjawab persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi warga NTT," tambah Tri.
Komitmen Berkelanjutan
Tri memastikan bahwa Seruni KMP akan terus membuka ruang kemitraan strategis, termasuk dengan lembaga internasional, untuk mempercepat pencapaian target pembangunan di NTT. Ia berharap, semangat kolaborasi ini dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia Timur. Laporan Terdepan.id mencatat, NTT masih menghadapi tantangan besar dengan tingkat kemiskinan di atas rata-rata nasional, sehingga inisiatif semacam ini diharapkan mampu mendorong perubahan yang signifikan.
Comments (0)