Kemhan Tegaskan Pelatihan SPPI Tak Sama dengan Pendidikan Militer

Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa pelatihan bela negara dan manajerial bagi para sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

Jul 07, 2026 - 23:37
0 0
Kemhan Tegaskan Pelatihan SPPI Tak Sama dengan Pendidikan Militer

Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa pelatihan bela negara dan manajerial bagi para sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) tidak disamakan dengan pendidikan militer atau latihan prajurit. Pelatihan ini telah dirancang secara terukur dengan memperhatikan latar belakang peserta sebagai warga sipil.

Fokus pada Mental Karakter dan Pemecahan Masalah

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan, dalam jumpa pers di kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026), menjelaskan bahwa pelatihan tersebut tidak menitikberatkan pada kemampuan fisik, melainkan pada penguatan mental karakter, kepemimpinan, dan kemampuan pemecahan masalah.

"Penyelenggaraan latihan bela negara dan manajerial ini disusun secara terukur dengan memperhatikan latar belakang peserta sebagai masyarakat sipil. Kegiatan ini tidak disamakan dengan pendidikan militer atau prajurit," ungkap Mayjen Ketut.

Ia menambahkan, para peserta akan mendapatkan pembekalan untuk mendukung peran mereka sebagai penggerak pembangunan di desa-desa, khususnya dalam pengelolaan koperasi yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi dari akar rumput melalui Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih.

Pelatihan yang diberikan mencakup materi-materi seperti manajemen koperasi, kepemimpinan, bela negara, dan pengembangan karakter. Kemhan memastikan bahwa seluruh kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan peserta sebagai penggerak di masyarakat, bukan untuk membentuk prajurit. Dengan demikian, lulusan program ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang handal di desa masing-masing.

Kemhan menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung pembangunan nasional melalui program-program pemberdayaan yang tepat sasaran. Informasi lebih lanjut terkait perkembangan program ini akan dilaporkan secara berkala oleh media kami, Terdepan.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User