Jaksa Jerman Sebut Ledakan Pipa Gas Nord Stream Didalangi Otoritas Ukraina

Jakarta - Otoritas Jerman akhirnya mengarahkan tuduhan resmi terkait sabotase pipa gas Nord Stream. Jaksa penuntut federal menyatakan bahwa peledakan yang menghentikan aliran gas Rusia ke Eropa pada

Jul 06, 2026 - 13:07
0 0
Jaksa Jerman Sebut Ledakan Pipa Gas Nord Stream Didalangi Otoritas Ukraina

Jakarta - Otoritas Jerman akhirnya mengarahkan tuduhan resmi terkait sabotase pipa gas Nord Stream. Jaksa penuntut federal menyatakan bahwa peledakan yang menghentikan aliran gas Rusia ke Eropa pada 2022 dilakukan atas perintah langsung dari pihak berwenang Ukraina. Pengakuan mengejutkan ini tertuang dalam dokumen dakwaan terhadap tersangka utama, Serhii K., yang diumumkan pada Rabu (1/7) dan dikonfirmasi keesokan harinya, Kamis (2/7).

Berdasarkan hasil investigasi yang panjang, jaksa menyebut Serhii K., pria berusia 50 tahun, adalah seorang perwira aktif di militer Ukraina saat operasi berlangsung. Ia tidak bekerja sendiri—enam rekannya yang juga merupakan personel militer turut terlibat dalam misi rahasia tersebut. Semuanya didakwa bertindak “atas perintah otoritas Ukraina,” sebuah frasa yang langsung memicu ketegangan diplomatik baru antara Jerman, Rusia, dan Ukraina.

“Dari hasil investigasi, para tersangka menjalankan misi ini di bawah instruksi institusi negara Ukraina. Mereka menggunakan keahlian militer dan akses ke peralatan khusus untuk melaksanakan peledakan,” demikian pernyataan jaksa yang dikutip Terdepan.id dari dokumen resmi.

Pipa Nord Stream 1 dan 2 dirusak dalam serangkaian ledakan bawah laut pada September 2022. Empat kebocoran besar terjadi di perairan internasional Laut Baltik, menyebabkan kebocoran gas metana dalam jumlah masif yang terdeteksi hingga ke lapisan atmosfer. Insiden itu langsung memicu krisis energi di Eropa, karena Nord Stream merupakan jalur utama pasokan gas Rusia ke Jerman dan negara-negara Uni Eropa lainnya. Selama lebih dari dua tahun, identitas pelaku menjadi teka-teki yang memicu spekulasi global, mulai dari tuduhan terhadap Rusia sendiri hingga aktor non-negara.

Kini, dakwaan Jerman memberi gambaran lebih terang. Serhii K. diduga berperan sebagai perencana dan eksekutor utama. Ia bersama para komplotan diduga menyewa kapal layar dari sebuah perusahaan di Jerman untuk menutupi operasi. Dari kapal itulah mereka menurunkan penyelam yang menanam bahan peledak di titik-titik strategis di sepanjang pipa. Para penyelam disebut menggunakan peralatan selam militer canggih, yang sulit diperoleh tanpa dukungan institusi resmi.

Dukungan Logistik dan Keterlibatan Institusi

Dokumen dakwaan setebal puluhan halaman itu merinci bagaimana logistik operasi dijalankan. Selain menyewa kapal, para tersangka juga memanfaatkan jaringan pasokan bahan peledak yang diduga berasal dari gudang militer Ukraina. Mereka bergerak dalam sel-sel kecil untuk meminimalkan jejak, namun penyelidik berhasil melacak komunikasi kunci dan transaksi keuangan yang mengarah ke institusi di Kyiv.

Pihak berwenang Ukraina belum memberikan tanggapan resmi atas dakwaan ini. Namun, di masa lalu, Presiden Volodymyr Zelensky berulang kali membantah keterlibatan negaranya dalam sabotase Nord Stream. Kini, dengan dakwaan resmi yang menyebut “perintah otoritas Ukraina,” posisi tawar Kyiv di mata Eropa—terutama Jerman sebagai donor utama bantuan militer—bisa terguncang. Sejumlah analis energi yang dihubungi Terdepan.id menilai bahwa pengungkapan ini dapat mempengaruhi kelanjutan dukungan Uni Eropa, meski mayoritas negara anggota masih solid mendukung Ukraina melawan invasi Rusia.

Sementara itu, Rusia langsung menyambut pernyataan jaksa Jerman tersebut. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa dakwaan itu membenarkan tuduhan awal mereka bahwa Barat menyembunyikan fakta sebenarnya. Jerman, di sisi lain, menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan independen, dan meminta semua pihak menahan diri dari spekulasi politik yang dapat merusak kerja sama keamanan Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User