JAKARTA, TERDEPAN.ID – Platform Pengadaan Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PaDi UMKM) yang selama ini berada

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya kini tengah menjalin komunikasi intensif dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Dis

Jul 08, 2026 - 06:12
0 0
JAKARTA, TERDEPAN.ID  – Platform Pengadaan Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PaDi UMKM) yang selama ini berada

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya kini tengah menjalin komunikasi intensif dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Diskusi tersebut berfokus pada rencana pengembangan PaDi UMKM agar cakupannya meluas, tidak lagi sekadar platform pengadaan barang dan jasa, melainkan menjadi pusat perdagangan elektronik yang mampu menampung seluruh ekosistem bisnis dalam negeri.

Danantara Nilai PaDi UMKM Kandidat Terkuat

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, BPI Danantara telah melakukan sejumlah penilaian terhadap berbagai platform yang berpotensi dikembangkan. Hasil evaluasi sementara menempatkan PaDi UMKM sebagai kandidat utama untuk menjalankan visi besar pemerintah mewujudkan marketplace nasional. Indikator penilaian mencakup kesiapan infrastruktur teknologi, basis pengguna yang sudah terbentuk, serta integritas sistem yang telah teruji dalam memfasilitasi transaksi pemerintah dengan pelaku UMKM.

"Saat ini kami sedang berdiskusi dengan BPI Danantara terkait pengembangan platform PaDi UMKM menjadi platform e-commerce dengan cakupan yang lebih luas. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan, Padi UMKM dinilai menjadi kandidat utama sebagai marketplace nasional," ujar Faizal, membenarkan adanya pembicaraan strategis tersebut, menurut laporan Terdepan.id.

PaDi UMKM sendiri bukanlah platform baru dalam lanskap digital Indonesia. Platform ini telah lama digunakan sebagai jembatan antara kementerian, lembaga, dan BUMN dengan para pelaku UMKM dalam proses pengadaan barang dan jasa. Dengan rekam jejak yang telah terbukti, Telkom optimistis fondasi teknologi yang dimiliki mampu menopang ekspansi besar ke ranah bisnis-ke-konsumen maupun bisnis-ke-bisnis yang lebih luas.

Rencana transformasi ini dinilai sejalan dengan semangat kemandirian ekonomi digital yang kerap disuarakan Presiden Prabowo. Kehadiran marketplace nasional diharapkan mampu menjadi benteng bagi produk-produk dalam negeri, sekaligus mengurangi dominasi platform asing yang saat ini menguasai pangsa pasar e-commerce Tanah Air. Meski demikian, detail teknis seperti model bisnis, skema investasi, dan jadwal implementasi masih terus dimatangkan oleh kedua pihak.

Para pelaku UMKM menyambut positif sinyal pengembangan ini. Mereka berharap marketplace nasional nantinya hadir dengan kebijakan yang ramah bagi usaha kecil, termasuk dalam hal komisi penjualan dan kemudahan akses permodalan. Pemerintah melalui Danantara diyakini akan mengawal investasi ini agar tepat sasaran dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pertumbuhan bisnis lokal di seluruh pelosok Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User