Israel Serang Lebanon, Bitcoin Langsung Tertekan

Jakarta - Meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara Israel dan Lebanon membawa dampak langsung terhadap pasar aset digital global. Sejumlah mata uang kripto utama mencatatkan pelemahan signifik

Jul 08, 2026 - 00:43
0 1
Israel Serang Lebanon, Bitcoin Langsung Tertekan

Jakarta - Meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara Israel dan Lebanon membawa dampak langsung terhadap pasar aset digital global. Sejumlah mata uang kripto utama mencatatkan pelemahan signifikan menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan pemantauan Terdepan.id pada perdagangan Jumat (19/6), harga bitcoin sempat tertekan hampir 5% secara intraday ke level US$ 62.601 atau sekitar Rp 1,11 miliar (dengan asumsi kurs Rp 17.826 per dolar AS). Namun menjelang penutupan sesi, bitcoin mampu bangkit dan terapresiasi sekitar 1,65% dalam 24 jam terakhir ke posisi US$ 63.628.

Long Liquidations Mendominasi Pasar

Guncangan akibat sentimen geopolitik langsung memicu gelombang likuidasi di seluruh bursa derivatif kripto. Data dari CoinGlass yang dihimpun Terdepan.id menunjukkan total likuidasi di pasar kripto pada perdagangan Jumat sempat melonjak hingga US$ 579,43 juta. Yang menarik, posisi beli (long) mendominasi dengan nilai likuidasi mencapai US$ 496,62 juta, sementara posisi jual (short) hanya menyentuh US$ 82,81 juta. Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas pelaku pasar pada awalnya optimistis terhadap kenaikan harga, namun terjebak dalam tekanan turun yang tiba-tiba.

Lonjakan likuidasi ini terutama terjadi dalam rentang waktu singkat setelah eskalasi konflik Israel-Lebanon mencuat. Para analis yang diwawancarai Terdepan.id menilai bahwa investor kripto cenderung bereaksi cepat terhadap ketidakpastian global, dengan mengurangi eksposur aset berisiko dan beralih ke aset safe haven seperti emas. Bitcoin, yang sering disebut sebagai “emas digital”, masih belum sepenuhnya lepas dari sifatnya sebagai aset spekulatif yang rentan terhadap gejolak geopolitik.

Meski demikian, pemulihan harga ke area US$ 63.628 memberikan sinyal bahwa tekanan jual mungkin bersifat sementara. Beberapa pelaku pasar memanfaatkan momen koreksi ini untuk melakukan akumulasi. Namun, risiko masih membayangi jika konflik terus meluas. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan harga dan dampaknya terhadap pasar kripto nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User