Eks Menpora Dito Bikin Pangling Saat Jadi Saksi di KPK
Jakarta - Kehadiran mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6/2026) pagi menyita perhatian. Bukan hanya
Jakarta - Kehadiran mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6/2026) pagi menyita perhatian. Bukan hanya karena statusnya sebagai saksi dalam kasus besar, melainkan lantaran perubahan penampilannya yang drastis. Dito terlihat jauh lebih langsing, membuat sejumlah pihak yang mengenalnya sempat pangling.
Dito memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024. Ia tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang yang kini terlihat lebih longgar di tubuhnya, dipadu celana hitam dan masker. Rambutnya tetap rapi, namun raut wajahnya tampak lebih tirus dibandingkan saat ia masih aktif menjabat sebagai Menpora di era pemerintahan sebelumnya.
Kepada awak media yang menunggu di lobi Gedung KPK, Dito melontarkan pernyataan singkat. Ia mengaku tidak membawa dokumen atau barang apa pun terkait pemeriksaan kali ini. Meski begitu, ia menunjukkan sikap kooperatif terhadap proses hukum yang tengah berjalan.
"Ini undangnya terkait kasus yang haji. Nggak bawa apa-apa," ujar Dito singkat sebelum bergegas masuk ke area pemeriksaan.
Sementara itu, informasi yang dihimpun Terdepan.id menyebutkan bahwa kasus ini berawal dari temuan penyalahgunaan kuota haji khusus oleh sejumlah oknum di Kementerian Agama. Kuota yang seharusnya diperuntukkan bagi jemaah reguler diduga dialihkan kepada pihak-pihak tertentu dengan imbalan sejumlah uang. Kerugian negara yang ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah membuat KPK bergerak cepat. Setidaknya lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pejabat eselon I dan II di kementerian tersebut.
Pemanggilan Dito sendiri diduga terkait dengan aliran dana yang mengalir ke sejumlah organisasi kepemudaan dan olahraga saat ia masih menjabat sebagai Menpora. Penelusuran Terdepan.id mengindikasikan bahwa KPK sedang menelisik kemungkinan adanya kucuran dana dari kasus haji yang digunakan untuk membiayai program-program di bawah koordinasi kementerian yang dulu dipimpinnya. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai keterlibatan langsung Dito dalam pusaran kasus ini.
Pantauan di lapangan, Dito tiba seorang diri sekitar pukul 09.30 WIB menggunakan mobil pribadi berwarna hitam. Ia langsung memasuki lobi Gedung KPK tanpa didampingi pengacara. Setelah menyampaikan pernyataan singkatnya, Dito segera menaiki lift menuju lantai dua tempat ruang pemeriksaan berada. Hingga berita ini diturunkan, ia masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik.
Perubahan fisik Dito yang mencolok tak urung memicu spekulasi liar. Beberapa pihak berspekulasi bahwa penurunan berat badan drastis tersebut berkaitan dengan tekanan mental yang ia alami pasca-kasus ini mencuat ke publik. Akan tetapi, sumber dekat Dito menampik anggapan itu dan menyebut perubahan tersebut murni karena pola hidup sehat yang ia jalani dalam beberapa bulan terakhir.
Kasus dugaan korupsi kuota haji ini pertama kali diusut KPK pada awal tahun 2026 setelah menerima laporan masyarakat. Modus operandi yang terungkap adalah penjualan kuota haji khusus dengan harga di atas ketentuan resmi, di mana selisihnya dikantongi para pelaku. Jaringan ini diduga melibatkan pihak dalam dan luar Kementerian Agama, termasuk sejumlah travel agen perjalanan yang memiliki afiliasi dengan pejabat terkait. KPK terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut menikmati aliran dana haram tersebut.
Comments (0)