Brimob Polda Metro Jaya Panen Jagung di Lahan Mako, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan
Jakarta — Upaya mewujudkan kemandirian pangan terus digaungkan hingga ke lingkungan institusi kepolisian. Kali ini, Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya membuktikan komitmennya dengan
Jakarta — Upaya mewujudkan kemandirian pangan terus digaungkan hingga ke lingkungan institusi kepolisian. Kali ini, Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya membuktikan komitmennya dengan memanen jagung yang ditanam di lahan Mako seluas kurang lebih 300 meter persegi. Panen tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digariskan pemerintah.
Mengoptimalkan Lahan Tidur Jadi Produktif
Lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan secara maksimal di area Markas Komando Batalyon C Pelopor disulap menjadi kebun jagung. Inisiatif ini lahir dari semangat untuk menjadikan setiap jengkal tanah memberikan manfaat, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kedaulatan pangan. Kegiatan pemanenan dilakukan langsung oleh personel Brimob bersama unsur pimpinan satuan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan pihaknya adalah bagian dari kontribusi kecil yang bisa direplikasi oleh berbagai pihak. Menurutnya, isu ketahanan pangan tidak hanya menjadi ranah kementerian pertanian atau petani, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk aparat keamanan.
Langkah Sederhana, Dampak Besar
Hasil panen jagung tersebut rencananya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar, sekaligus menjadi contoh bahwa lahan terbatas pun bisa menghasilkan pangan. Dengan luas hanya 300 meter persegi, lahan ini mampu menghasilkan jagung dalam jumlah yang cukup untuk membantu kebutuhan warga di lingkungan terdekat. Ke depan, Brimob Polda Metro Jaya berencana mengembangkan lebih banyak komoditas lain di lahan-lahan yang dimiliki.
Kombes Henik menegaskan pentingnya kolaborasi. Berikut pernyataannya:
"Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya mengelola lahan yang tersedia secara produktif."
Pernyataan tersebut disampaikan Henik di sela-sela kegiatan panen pada Selasa (7/7/2026). Ia berharap inisiatif ini dapat menginspirasi satuan lain, tidak hanya di lingkungan kepolisian, tetapi juga di institusi pemerintahan, sekolah, hingga masyarakat umum. Dengan sinergi yang kuat, upaya menjaga ketersediaan pangan nasional akan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi.
Laporan ini dihimpun oleh Terdepan.id dari hasil pemantauan langsung di lapangan. Kami akan terus menyajikan kabar terkini seputar inisiatif-inisiatif unggulan yang dilakukan oleh aparat keamanan demi kemaslahatan masyarakat.
Comments (0)