Pemerintah Pastikan Listrik Padam Bergilir di Jawa Tak Akan Terjadi Lagi

Jakarta, Terdepan.id – Pemerintah bergerak cepat mengurai benang kusut di sektor kelistrikan. Pascaserangkaian pemadaman bergilir yang melanda wilayah Jawa beberapa hari terakhir, Kementerian Energ

Jul 08, 2026 - 00:54
0 0
Pemerintah Pastikan Listrik Padam Bergilir di Jawa Tak Akan Terjadi Lagi

Jakarta, Terdepan.id – Pemerintah bergerak cepat mengurai benang kusut di sektor kelistrikan. Pascaserangkaian pemadaman bergilir yang melanda wilayah Jawa beberapa hari terakhir, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) langsung menggelar rapat maraton. Tujuannya satu: memastikan insiden serupa tak lagi membayangi masyarakat. Langkah tegas ini diambil demi menjaga stabilitas pasokan dan memulihkan kepercayaan publik yang sempat terganggu.

Koordinasi Dua Lapis demi Kepastian

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, mengungkapkan bahwa rapat perdana sudah dilakukan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Kamis (11/6). Bahlil langsung bertemu dengan jajaran direksi PLN untuk membedah akar masalah dan mencari solusi jangka pendek. Tidak berhenti di situ, keesokan harinya, Jumat (12/6), Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan kembali menggelar pertemuan lanjutan dengan direksi PLN. “Hari kemarin juga ada pertemuan, kan, Pak Menteri dengan PLN. Terus hari ini kayaknya Pak Dirjen Ketenagalistrikan juga lagi ada rapat dengan direksinya,” ujar Erani saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Pola koordinasi berlapis ini, menurut Erani, sengaja dijalankan untuk mempercepat identifikasi titik lemah sistem transmisi dan distribusi. Pemerintah ingin memangkas birokrasi teknis yang kerap menghambat penanganan darurat. Erani menambahkan, seluruh opsi tengah dikaji, mulai dari pengamanan pasokan energi primer, perbaikan infrastruktur pembangkit, hingga penguatan jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali.

Instruksi Tegas: Insiden Tak Boleh Terulang

Belajar dari polemik yang sempat mencuat, Kementerian ESDM menekankan bahwa pemadaman bergilir harus menjadi catatan terakhir. Erani menegaskan, Menteri Bahlil sudah memberikan arahan agar PLN membangun sistem peringatan dini yang lebih sensitif terhadap fluktuasi beban dan potensi gangguan. “Beliau ingin masyarakat tidak lagi jadi korban. Kalau ada potensi defisit, mitigasinya harus sudah jalan jauh-jauh hari, bukan mendadak dipadamkan,” paparnya.

Di sisi lain, pemerintah juga membuka jalur komunikasi dengan sektor industri dan pelaku usaha yang ikut terdampak. Tim Kementerian ESDM akan memonitor langsung kesiapan PLN dalam menghadapi musim kemarau yang kerap memicu lonjakan konsumsi dan penurunan debit air untuk PLTA. Komitmen ini diperkuat dengan rencana audit teknis menyeluruh terhadap seluruh unit pembangkit di Pulau Jawa dalam dua pekan ke depan.

“Hari kemarin juga ada pertemuan, kan, Pak Menteri dengan PLN. Terus hari ini kayaknya Pak Dirjen Ketenagalistrikan juga lagi ada rapat dengan direksinya.” – Ahmad Erani Yustika, Sekjen Kementerian ESDM.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan setiap gangguan melalui kanal resmi PLN. Pemerintah berjanji, setelah rapat koordinasi ini rampung, rencana aksi detail akan segera dipublikasikan sebagai bentuk transparansi. “Kami pastikan kejadian ini menjadi yang terakhir. Tidak akan ada lagi pemadaman bergilir tanpa pemberitahuan,” tutup Erani mantap.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User