Bea Cukai: Gudang 3,37 Ton Ganja Terbongkar dari Anomali X-Ray di Tanjung Priok

JAKARTA, TERDEPAN.ID — Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional berhasil membongkar jaringan penyelundupan narkotika skala besar di kawasan pergudangan Kabupaten Gresik, Jawa

Jul 08, 2026 - 04:59
0 0
Bea Cukai: Gudang 3,37 Ton Ganja Terbongkar dari Anomali X-Ray di Tanjung Priok

JAKARTA, TERDEPAN.ID — Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional berhasil membongkar jaringan penyelundupan narkotika skala besar di kawasan pergudangan Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dari operasi ini, petugas menyita 3,37 ton kuncup bunga ganja atau cannabis buds yang disembunyikan dalam kontainer kargo.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, mengungkap bahwa pengungkapan berawal dari anomali hasil pemindaian sinar-X terhadap sebuah kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kontainer tersebut, yang tercatat sebagai impor barang umum, ternyata memuat ratusan kardus berisi kemasan ganja siap edar.

"Ini adalah jaringan internasional yang melibatkan sindikat dari Malaysia, China, Indonesia, dan Thailand. Modus operandinya sangat rapi, namun kami berhasil mencurigai kejanggalan gambar X-Ray yang tidak sesuai dengan dokumen manifes," kata Djaka Budhi Utama dalam konferensi pers di Gresik, Jawa Timur, Kamis (2/7/2026).

Kontainer tersebut dikirim dari Thailand menuju Malaysia sebelum akhirnya transit di Indonesia, diduga untuk proses pengepakan ulang sebelum dikirimkan ke pasar gelap regional. Gresik dipilih sebagai lokasi penyimpanan sementara karena akses strategis menuju jalur distribusi di Asia Tenggara.

BNN menegaskan bahwa pengembangan kasus akan terus dilakukan untuk mengungkap aktor intelektual jaringan ini. Hingga saat ini, beberapa individu sudah diamankan di sekitar lokasi gudang saat proses bongkar muat berlangsung. Petugas turut menyita peralatan pengepakan, alat pengemas vakum, dan sejumlah dokumen transaksi keuangan mencurigakan.

Dari keterangan awal penyidik BNN, ganja kuncup tersebut diduga kuat akan diolah menjadi cairan vape narkotika yang belakangan marak beredar di kalangan remaja perkotaan. Kuncup ganja memiliki kadar THC jauh lebih tinggi dibanding ganja konvensional, sehingga berpotensi menimbulkan dampak adiktif yang lebih berat.

Pengungkapan ini menjadi salah satu penindakan terbesar sepanjang semester pertama 2026. Terdepan.id mencatat, peredaran ganja alami jenis baru terus menunjukkan tren kenaikan seiring dengan populernya metode konsumsi lewat vape yang minim bau, menyulitkan deteksi aparat di lapangan.

Kolaborasi antarlembaga seperti Bea Cukai dan BNN dinilai krusial dalam memutus rantai pasok narkoba internasional. Djaka menegaskan, pihaknya akan memperkuat sistem pemantauan X-Ray dan analisis citra di pelabuhan utama demi mengantisipasi modus serupa di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User