Pengecoran Jalan Picu Kemacetan di Daan Mogot Arah Rawa Buaya
Jakarta — Kemacetan parah melanda Jalan Daan Mogot yang mengarah ke Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Jumat pagi (3/7/2026). Kepadatan lalu lintas ini dipicu oleh adanya aktivitas pengecoran jalan
Jakarta — Kemacetan parah melanda Jalan Daan Mogot yang mengarah ke Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Jumat pagi (3/7/2026). Kepadatan lalu lintas ini dipicu oleh adanya aktivitas pengecoran jalan yang masih berlangsung di sekitar persimpangan lampu merah Cengkareng. Tim Terdepan.id di lapangan melaporkan antrean kendaraan mengular hingga lebih dari dua kilometer, membuat waktu tempuh pengendara melonjak drastis sejak pukul 06.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Terdepan.id, proyek pengecoran tersebut dilakukan di lajur tengah jalan. Material semen yang belum sepenuhnya kering memaksa petugas menutup sebagian badan jalan dan memberlakukan pengalihan arus secara situasional. Alhasil, hanya satu lajur yang bisa dilewati kendaraan dari arah Jalan Daan Mogot menuju Rawa Buaya, menciptakan titik penyempitan (bottleneck) yang memicu penumpukan kendaraan.
"Situasi arus lalu lintas di Traffic Light Cengkareng Jakarta Barat dari arah Jl Daan Mogot menuju Rawa Buaya terpantau padat imbas adanya pengecoran jalan," ungkap TMC Polda Metro Jaya melalui akun X resminya pagi ini.
Pihak kepolisian dari satuan lalu lintas telah diterjunkan untuk mengurai kepadatan. Mereka mengimbau pengendara untuk bersabar dan mencari rute alternatif jika memungkinkan. Beberapa pilihan jalan tikus di kawasan Cengkareng dan Kalideres mulai dipadati pengendara yang berusaha menghindari titik macet utama.
Menurut laporan yang diterima Terdepan.id, pengecoran ini merupakan bagian dari perbaikan jalan rutin yang dilakukan oleh dinas terkait guna menambal kerusakan aspal yang dikeluhkan warga. Namun, pengerjaan yang dilakukan pada jam sibuk pagi hari menuai kritik dari pengguna jalan. Seorang pengendara ojek daring, Rudi (34), mengaku terjebak macet hampir satu jam hanya untuk melewati jarak yang biasanya ditempuh dalam 10 menit.
"Saya tidak tahu ada perbaikan jalan di sini. Kalau tahu, pasti tadi lewat jalur lain. Ini orderan penumpang jadi terlambat," keluhnya kepada Terdepan.id di lokasi.
Pihak berwenang memperkirakan jalan yang tengah dicor tersebut akan bisa dilalui secara normal kembali pada pukul 10.00 WIB. Petugas optimistis proses pengeringan akan berlangsung lebih cepat mengingat cuaca pagi ini cukup terik. Meski demikian, pengguna jalan diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi lalu lintas melalui kanal resmi kepolisian.
Kemacetan akibat infrastruktur yang diperbaiki memang kerap menjadi pemandangan rutin di sejumlah ruas jalan utama Jakarta. Catatan Terdepan.id menunjukkan, sepanjang Juni 2026 saja, setidaknya ada tujuh kejadian serupa di wilayah Jakarta Barat yang mengakibatkan kemacetan signifikan. Pengamat transportasi menyarankan agar setiap proyek perbaikan jalan dijadwalkan secara lebih ketat, idealnya di luar jam sibuk, serta dilengkapi dengan sosialisasi masif minimal 24 jam sebelumnya agar pengguna jalan dapat mengantisipasi.
Comments (0)