4.000 Perusahaan Daftar Program Magang Nasional, Ajukan 130 Ribu Lowongan
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan antusiasme dunia usaha terhadap Program Magang Nasional 2026 sangat tinggi. Dalam sepekan sejak pendaftaran dibuka, sekitar 4.000
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan antusiasme dunia usaha terhadap Program Magang Nasional 2026 sangat tinggi. Dalam sepekan sejak pendaftaran dibuka, sekitar 4.000 perusahaan telah mendaftar melalui platform MagangHub dan mengajukan total sekitar 130 ribu lowongan magang.
Namun, Yassierli menegaskan bahwa angka tersebut masih harus melalui proses verifikasi ketat oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan untuk memastikan kualitas program, salah satunya adalah pembatasan jumlah peserta magang. Setiap perusahaan hanya diperkenankan menerima maksimal satu peserta magang untuk setiap lima karyawan tetap yang dimiliki.
"Saat ini saja baru dibuka ini sudah 4 ribu penyelenggara sudah mendaftar dalam satu minggu, dengan minta mereka lowongan sudah minta 130 ribu. Walaupun saya sudah sampaikan bisa jadi ada perusahaan itu minta 10 ribu. Nah ini nanti kita harus verifikasi, rule-nya itu yang pertama maksimum 1 per 5," ujar Yassierli dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Pernyataan ini disampaikan langsung dalam forum rapat yang dipantau oleh Terdepan.id. Aturan rasio 1:5 tersebut menjadi instrumen penting agar program magang tidak justru menggantikan peran tenaga kerja tetap dan tetap menjaga keseimbangan di tempat kerja. Dengan kebijakan ini, perusahaan yang mengajukan lowongan dalam jumlah besar secara otomatis akan disesuaikan dengan jumlah karyawan permanen yang mereka miliki.
Dari data sementara, jika seluruh usulan 130 ribu lowongan itu disetujui tanpa filter, maka angkanya sudah melampaui sebagian target awal program. Namun, realisasinya dipastikan akan lebih kecil setelah proses verifikasi administrasi dan kepatutan perusahaan selesai dilakukan. Kemnaker berkomitmen untuk memprioritaskan penyelenggara magang yang memiliki kurikulum pelatihan jelas, pendampingan memadai, serta rekam jejak ketenagakerjaan yang baik.
Program Magang Nasional 2026 sendiri dirancang untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan formal dengan kebutuhan industri. Platform MagangHub menjadi pusat pendaftaran dan pencocokan antara calon peserta magang dengan perusahaan penyelenggara. Dengan lonjakan pendaftar di minggu pertama, pemerintah optimistis program ini mampu menjangkau lebih banyak anak muda dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia secara signifikan.
Comments (0)