1.000 Taruna Akmil Diterjunkan ke 178 Sekolah Rakyat, Lima Hari Latih Kemandirian Siswa Asrama

Jakarta, Terdepan.id – Kementerian Sosial (Kemensos) berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat menerjunkan sekitar seribu taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II. Mereka akan menjalankan prog

Jul 06, 2026 - 13:26
0 0
1.000 Taruna Akmil Diterjunkan ke 178 Sekolah Rakyat, Lima Hari Latih Kemandirian Siswa Asrama

Jakarta, Terdepan.id – Kementerian Sosial (Kemensos) berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat menerjunkan sekitar seribu taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II. Mereka akan menjalankan program pendampingan di 178 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah. Kegiatan bimbingan keasramaan ini dijadwalkan berlangsung serentak selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus 2026.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa kehadiran taruna Akmil bukan untuk menggantikan peran guru di ruang kelas. Program ini secara khusus dirancang guna menanamkan kemandirian dan disiplin dasar bagi para siswa yang menetap di asrama Sekolah Rakyat.

Fokus pada Kemandirian Sehari-hari

Dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2026), Agus Jabo merinci jenis pendampingan yang akan diberikan. Para taruna akan membimbing siswa melakukan kebiasaan-kebiasaan sederhana yang membangun kerapian dan tanggung jawab personal.

“Program ini hanya berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus. Tujuannya membantu anak-anak yang tinggal di asrama agar lebih mandiri. Mereka akan dibimbing melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari, merapikan tempat tidur, hingga membiasakan kerapian dalam berseragam,” ujar Agus Jabo kepada Terdepan.id.

Langkah ini diharapkan membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, sejalan dengan semangat Sekolah Rakyat sebagai wadah pendidikan yang tak hanya mengasah kemampuan akademik tetapi juga kecakapan hidup. Dengan pendampingan dari para calon perwira yang telah terlatih dalam kehidupan militer, siswa diproyeksikan mampu menerapkan rutinitas harian yang lebih teratur di lingkungan asrama.

Bimbingan singkat ini diyakini dapat meninggalkan dampak jangka panjang. Sebab, kemandirian dasar seperti menjaga kebersihan tempat tidur, menata pakaian, dan disiplin berseragam merupakan fondasi pembentukan etos belajar yang positif.

Bagi ribuan taruna Akmil, kegiatan pengabdian ini juga menjadi wahana menerapkan nilai-nilai kepemimpinan serta kepedulian sosial yang selama ini mereka tempa di akademi. Sementara itu, Kemensos berharap sinergi lintas kementerian ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat ekosistem pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User