Warga Bogor Geger, Mayat Pria Ditemukan di Sungai Cisadane Saat Menebang Bambu
Warga Desa Cibeteung Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di aliran Sungai Cisadane. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu (27/6
Warga Desa Cibeteung Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di aliran Sungai Cisadane. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, ketika seorang warga bernama Rosid sedang menebang bambu di sekitar Jembatan Cisarum. Temuan tragis ini sontak menjadi perhatian warga sekitar yang langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi.
Kronologi Penemuan yang Mengejutkan
Berdasarkan laporan dari Terdepan.id, Rosid (45) awalnya tidak menyadari keberadaan jasad tersebut karena sedang fokus menebang rumpun bambu di dekat bantaran sungai. Saat hendak memotong batang yang menggantung di air, matanya menangkap sesosok tubuh yang tersangkut di antara batang bambu. Penasaran, ia mendekat dan terkejut mengetahui bahwa itu adalah jasad manusia. Dengan sigap, Rosid berlari meminta bantuan warga lain, dan bersama-sama mereka memastikan temuan itu sebelum menghubungi aparat Kepolisian Sektor Parung. Kondisi tubuh korban yang mulai membengkak menunjukkan bahwa mayat tersebut telah berada di sungai selama beberapa hari. Arus Sungai Cisadane yang cukup deras dan lokasi yang licin membuat evakuasi berlangsung menegangkan.
"Pada hari ini telah ditemukan sesosok mayat di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di Jembatan Cisarum," ujar Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah dalam keterangan resmi yang diterima Terdepan.id, Sabtu (27/6/2026).
Tim identifikasi Polsek Parung yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah proses evakuasi dramatis selama lebih dari satu jam, jasad pria yang diperkirakan berusia 30–40 tahun itu berhasil diangkat dari air. Tidak ditemukan kartu pengenal atau barang pribadi apa pun di tubuh korban, sehingga identitasnya masih misterius. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum guna mengungkap penyebab pasti kematian. Kompol Maman menyampaikan bahwa polisi masih mendalami kemungkinan korban hanyut terbawa arus atau menjadi korban tindak kriminal. "Kami masih menyelidiki kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri sesuai, segera melapor ke Polsek Parung," tambahnya. Sampai berita ini diturunkan, warga sekitar masih berdiskusi tentang identitas pria malang tersebut, sementara petugas melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap tabir di balik penemuan menyedihkan ini.
Comments (0)