Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan penekanan tegas kepada seluruh kepala daerah agar

Dalam laporan yang diterima Terdepan.id, Jumat (3/7/2026), Bima Arya menyoroti bahwa fondasi kepemimpinan yang bersih menjadi syarat mutlak untuk menjamin keberlanjutan pembangunan serta peningkatan

Jul 08, 2026 - 04:58
0 0
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan penekanan tegas kepada seluruh kepala daerah agar

Dalam laporan yang diterima Terdepan.id, Jumat (3/7/2026), Bima Arya menyoroti bahwa fondasi kepemimpinan yang bersih menjadi syarat mutlak untuk menjamin keberlanjutan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan warga. Tanpa integritas, ia menilai, seluruh program strategis daerah berisiko kehilangan arah dan kepercayaan publik.

Empat Ujian Utama Kepala Daerah

Bima Arya merinci empat ujian besar yang kini membayangi langkah kepala daerah. Pertama, gejolak geopolitik global yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi stabilitas ekonomi dan sosial di tingkat lokal. Kedua, kewajiban mengawal program-program prioritas nasional agar selaras dengan agenda pembangunan pusat.

Ketiga, ia mengingatkan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab moral untuk merealisasikan janji-janji kampanye yang telah diutarakan kepada konstituen. Keempat, yang menjadi tantangan khas era modern, adalah derasnya arus informasi dan algoritma media digital yang bergerak sangat dinamis.

“Hari ini kepala daerah punya empat ujian, yaitu geopolitik, mengawal program-program prioritas nasional, memenuhi janji kampanye, dan menghadapi algoritma media yang bergerak sangat dinamis. Sangat tidak mudah dan butuh jurus-jurus yang sesuai dengan algoritma kekinian,” ujar Bima Arya dalam keterangan tertulisnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa adaptasi terhadap lanskap digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan. Kepala daerah dituntut tidak hanya cakap dalam tata kelola pemerintahan, tetapi juga mampu membaca dan merespons pola komunikasi publik yang terus berubah.

Bima Arya menambahkan, kombinasi antara tuntutan birokrasi yang rumit dan sorotan media yang tanpa henti membuat posisi kepala daerah rawan akan distorsi informasi. Ia mendorong agar setiap pemimpin wilayah membekali diri dengan strategi komunikasi kekinian tanpa mengorbankan integritas. Pasalnya, satu kesalahan kecil dalam merespons isu di ruang digital dapat berdampak sistemik terhadap legitimasi pemerintahan daerah.

Dengan penekanan ini, Wamendagri berharap para kepala daerah mampu menjalankan roda pemerintahan secara transparan dan akuntabel, sekaligus tetap tangguh menghadapi gelombang perubahan zaman yang semakin cepat dan tak terduga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User