Viral ‘Rayap Besi’ Buka-bukaan Curi Pagar Taman Flyover Kampung Melayu Jaktim
Jakarta – Aksi pencurian pagar besi taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, mendadak viral di media sosial. Para pelaku yang dijuluki warga sebagai “rayap besi
Jakarta – Aksi pencurian pagar besi taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, mendadak viral di media sosial. Para pelaku yang dijuluki warga sebagai “rayap besi” diduga beraksi secara terang-terangan selama beberapa hari terakhir, membuat pagar pembatas taman ludes tanpa sisa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Terdepan.id, pagar besi sepanjang puluhan meter yang mengelilingi area hijau tersebut dicuri sedikit demi sedikit. Warga sekitar baru menyadari kejadian ini saat pagar nyaris habis, dan segera mengaitkannya dengan potongan video yang beredar luas di sejumlah platform.
Taman di bawah flyover Kampung Melayu ini sebenarnya menjadi ruang terbuka yang kerap dimanfaatkan warga untuk beristirahat atau sekadar melintas. Namun, aktivitas “rayap besi” menjadikan area itu sasaran empuk karena posisinya yang strategis dan minim pengawasan.
Salah seorang warga, Ana (38), menuturkan kepada Terdepan.id bahwa pagar tersebut masih berdiri kokoh sekitar sepekan lalu. Namun dalam hitungan hari, pagar itu lenyap begitu cepat.
“Seminggu lalu, pagarnya masih ada, tapi beberapa hari ini, sekitar tiga sampai empat hari sudah habis, cepat sekali hilangnya pagarnya sama pencuri,” ujar Ana.
Video yang tersebar di media sosial memperlihatkan aksi pelaku yang tidak menutupi wajah. Mereka membongkar dan mengangkut besi dengan alat sederhana seolah tengah melakukan pekerjaan resmi. Cara ini membuat mereka lolos dari kecurigaan warga dan pengguna jalan yang melintas.
Beberapa warga mengaku sempat melihat aktivitas mencurigakan di taman, tetapi tidak berani menegur karena para pelaku berpakaian biasa dan beraksi pada waktu yang ramai. Dugaan sementara, “rayap besi” ini memanfaatkan kelengahan warga dan minimnya patroli di kawasan tersebut.
Hilangnya pagar besi menjadikan taman di kolong flyover terbuka tanpa pelindung. Padahal, pagar itu berfungsi sebagai pembatas antara jalan dan area hijau, sekaligus pengaman bagi pejalan kaki. Kini warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas.
Fenomena pencurian material besi di fasilitas umum bukan kali pertama terjadi. Nilai jual besi yang tinggi kerap memicu aksi serupa di berbagai titik. Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, video aksi “rayap besi” terus menuai kecaman warganet yang mendesak pelaku segera ditangkap. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan kasus ini.
Comments (0)