Trump Cabut Sementara Sanksi Minyak Iran

Jakarta — Pemerintahan Donald Trump untuk sementara dilaporkan mencabut sanksi terhadap penjualan minyak Iran. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi perjanjian gencatan senjata yang ba

Jul 08, 2026 - 05:47
0 0
Trump Cabut Sementara Sanksi Minyak Iran

Jakarta — Pemerintahan Donald Trump untuk sementara dilaporkan mencabut sanksi terhadap penjualan minyak Iran. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi perjanjian gencatan senjata yang baru disepakati antara Amerika Serikat dengan Iran.

Melalui sebuah unggahan di media sosial X, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengeluarkan izin umum sementara bagi Iran untuk kembali memproduksi, mengirimkan, dan menjual minyaknya ke pasar global. Izin sementara ini berlaku selama 60 hari ke depan.

"Iran telah berkomitmen untuk transit bebas dan terbuka di Selat Hormuz, dan mengizinkan inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) masuk ke negara mereka. Sebagai bagian dari kerangka kerja, Departemen Keuangan telah mengeluarkan izin umum sementara selama 60 hari yang mengizinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran," ujar Bessent dalam unggahannya yang dikonfirmasi pada Senin (22/6/2026).

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan tekanan maksimum yang sebelumnya diterapkan Gedung Putih terhadap Teheran. Pencabutan sanksi sementara ini secara langsung menindaklanjuti salah satu komitmen utama yang tertuang dalam perjanjian gencatan senjata, di mana Iran berjanji membuka akses bagi pengawas nuklir internasional dan menjamin kebebasan navigasi di jalur perairan strategis tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur perairan vital yang menjadi pintu gerbang bagi sebagian besar ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah. Ketegangan di kawasan ini dalam beberapa waktu terakhir telah memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global. Dengan komitmen baru ini, diharapkan potensi gangguan terhadap arus perdagangan minyak dunia dapat diminimalisir.

Selain akses bagi inspektur IAEA, kesepakatan ini juga dipandang sebagai langkah awal menuju pengawasan yang lebih ketat terhadap program nuklir Iran. Para analis menilai bahwa pintu yang terbuka bagi badan pengawas PBB tersebut menjadi elemen kunci dalam membangun kepercayaan antara kedua negara yang telah lama berseteru.

Meski demikian, Bessent menekankan bahwa izin ini bersifat terbatas dan dapat dievaluasi kembali. "Kami akan terus memantau kepatuhan Iran terhadap seluruh ketentuan yang telah disepakati. Jika terjadi pelanggaran, izin ini dapat dicabut sewaktu-waktu," tegasnya dalam pernyataan lanjutan yang dikutip media kami.

Pencabutan sanksi sementara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilisasi harga minyak dunia, sekaligus membuka peluang bagi perbaikan hubungan diplomatik yang lebih luas di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User