Topan Co-May Mendekat, 283.000 Warga Shanghai Mengungsi

Shanghai, China — Ancaman Topan Co-May kembali memaksa otoritas China mengambil langkah darurat besar-besaran. Menjelang pendaratan kedua yang diperkirakan

Jul 12, 2026 - 08:53
0 0
Topan Co-May Mendekat, 283.000 Warga Shanghai Mengungsi

Shanghai, China — Ancaman Topan Co-May kembali memaksa otoritas China mengambil langkah darurat besar-besaran. Menjelang pendaratan kedua yang diperkirakan terjadi pada Rabu (30/7/2025) malam waktu setempat, sebanyak 283.000 warga di pesisir Shanghai telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Badai ini sebelumnya telah menghantam kawasan timur China dan kini berputar kembali menuju pusat finansial negara tersebut dengan intensitas yang lebih kuat.

Kronologi Peringatan dan Evakuasi

Biro Meteorologi China mencatat Topan Co-May pertama kali mendarat di provinsi Zhejiang pada Senin dini hari dengan kekuatan angin 165 km/jam. Setelah bergerak ke daratan dan sedikit melemah, topan ini menyerap kembali energi dari perairan hangat Laut China Timur, sehingga berisiko membawa curah hujan ekstrem dan badai pasang saat menerjang Shanghai.

  1. Senin (28/7) pukul 04.00: Peringatan dini oranye dikeluarkan untuk zona pesisir Shanghai dan Zhejiang.
  2. Selasa (29/7) siang: Pemerintah kota Shanghai menaikkan level siaga menjadi merah—tertinggi—seiring proyeksi jalur topan yang langsung mengarah ke Teluk Hangzhou.
  3. Selasa malam hingga Rabu pagi: Proses evakuasi massal dipercepat di distrik-distrik rawan banjir seperti Pudong, Fengxian, dan Jinshan. Lebih dari 283.000 jiwa diungsikan ke sekolah, stadion, dan pusat evakuasi darurat lainnya.
  4. Rabu pagi: Bandara Internasional Pudong dan Hongqiao menangguhkan lebih dari 700 penerbangan. Jaringan kereta cepat Shanghai juga membatalkan perjalanan jarak jauh untuk mengantisipasi angin kencang dan genangan air.
  5. Rabu pukul 19.00 (prakiraan): Topan Co-May diperkirakan mendarat untuk kedua kalinya di Shanghai dengan kecepatan angin hingga 150 km/jam dan potensi gelombang laut setinggi 4–6 meter di sepanjang muara Sungai Yangtze.
"Kami tidak mau mengambil risiko setelah melihat kerusakan yang ditimbulkan topan ini di selatan kemarin. Seluruh tim SAR, pompa air, dan ambulans sudah disiagakan di titik-titik rawan," kata Juru Bicara Pemerintah Shanghai, Zhang Wei, dalam konferensi pers darurat yang disiarkan secara langsung.

Moblisasi Bantuan dan Antisipasi Kerusakan

Selain mengevakuasi ratusan ribu warganya, otoritas setempat telah mengerahkan lebih dari 5.000 personel pemadam kebakaran, militer, serta sukarelawan untuk memperkuat tanggul-tanggul kritis di sepanjang Sungai Huangpu. Pompa raksasa berkapasitas 20.000 meter kubik per jam dipasang di beberapa titik rendah yang kerap menjadi langganan banjir. Toko-toko di kawasan wisata The Bund dilaporkan telah menutup pintu dan menimbun karung pasir sejak Selasa sore.

Perusahaan teknologi besar di Shanghai, termasuk Alibaba dan Tencent, memberlakukan sistem kerja jarak jauh penuh selama dua hari ke depan demi keselamatan karyawan. Pusat Penanganan Darurat Nasional China menyatakan bahwa Topan Co-May bisa menjadi salah satu badai tropis terkuat yang menghantam Shanghai dalam satu dekade terakhir, sebanding dengan Topan Lekima pada 2019 yang menewaskan puluhan orang dan menyebabkan kerugian ekonomi miliaran yuan.

Reaksi dan Harapan

Warga Shanghai yang terbiasa dengan siklon musim panas tampak lebih waspada kali ini. Media sosial lokal ramai dengan unggahan foto langit abu-abu gelap dan rak supermarket yang mulai kosong, meskipun pemerintah menjamin ketersediaan pasokan pangan dan air minum untuk tiga hari ke depan. "Saya memilih mengungsi lebih awal bersama anak-anak, daripada terjebak banjir seperti kejadian beberapa tahun lalu," tutur Chen Lijuan, seorang ibu rumah tangga di Pudong yang tengah mengantri bus evakuasi.

Sementara itu, korban akibat pendaratan pertama Topan Co-May di wilayah selatan telah tercatat 12 orang meninggal dan lebih dari 200 luka-luka, sehingga respons cepat di Shanghai diharapkan dapat meminimalkan jatuhnya korban jiwa. Para ahli meteorologi memperkirakan topan akan melemah secara bertahap setelah kembali menyentuh daratan, namun hujan deras dan angin kencang masih akan terasa hingga Jumat dini hari. Pemerintah mengimbau warga tetap tinggal di tempat aman dan tidak menyepelekan instruksi evakuasi apa pun.

[SOCIAL_TWEET]: Shanghai bersiaga penuh! 283.000 warga dievakuasi jelang pendaratan kedua Topan Co-May malam ini. Bandara tutup, kereta dibatalkan. Ini ujian lain bagi pusat finansial China. #TopanCoMay #Shanghai #TyphoonSeason[SOCIAL_TG]: 🚨 RIWAYAT TERULANG: Topan Co-May siap menghantam Shanghai untuk kedua kalinya malam ini. 283.000 warga dievakuasi, 700+ penerbangan dibatalkan. Tim SAR disiagakan, warga diminta tetap di tempat aman. Pantau terus update terkini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User