Terekam CCTV, Apa Tujuan Taufik Hidayat Cari Dedi Mulyadi?

Bandung, Terdepan.id — Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap korban berinisial YTR (29), terekam kamera pengawas saat mendatangi rumah dinas Gubernur Jawa Bara

Jul 08, 2026 - 05:15
0 0
Terekam CCTV, Apa Tujuan Taufik Hidayat Cari Dedi Mulyadi?

Bandung, Terdepan.id — Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap korban berinisial YTR (29), terekam kamera pengawas saat mendatangi rumah dinas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Kedatangannya pada dini hari itu menyisakan tanda tanya besar terkait motif sebenarnya.

Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan, Taufik datang dalam kondisi mengenakan helm dan masker. Ia hanya sampai di pos penjagaan dan meminta untuk bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Dalam pertemuan singkat itu, Taufik menyampaikan pengakuan yang tidak biasa. Ia disebut justru menginginkan dirinya dijebloskan ke balik jeruji besi. Namun, ada syarat yang ia ajukan sebelum hal itu terjadi.

"Jadi, dari bahasanya, dia siap dipenjara. Tapi, sebelum dipenjara, ada sesuatu yang ingin disampaikan," ujar Dedi Mulyadi kepada awak media, Selasa (30/6/2026).

Pernyataan tersebut sontak memicu spekulasi. Apa sebenarnya yang ingin diutarakan Taufik sebelum ia berurusan dengan hukum? Hingga kini, detail mengenai "pesan khusus" itu masih belum diungkap ke publik. Dedi Mulyadi sendiri belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai isi pembicaraan mereka.

Kejadian ini menjadi sorotan karena berlangsung tak lama setelah kasus penyekapan terhadap YTR mencuat. YTR diketahui mengalami penganiayaan dan penahanan secara melawan hukum oleh Taufik. Motif di balik aksi keji tersebut masih terus didalami pihak kepolisian.

Kehadiran Taufik di kediaman dinas gubernur menambah lapisan misteri dalam kasus ini. Rekaman CCTV di sekitar Gedung Pakuan kini menjadi barang bukti penting untuk merekonstruksi pergerakan tersangka sebelum akhirnya diamankan aparat.

Pihak kepolisian hingga berita ini diturunkan masih enggan memberikan pernyataan resmi. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa penyidik tengah mengusut kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, atau motif tersembunyi di balik upaya Taufik menemui Dedi Mulyadi secara langsung.

Masyarakat kini menanti langkah konkret dari Pemprov Jawa Barat dan aparat penegak hukum. Pasalnya, pernyataan Taufik yang "siap dipenjara" mengindikasikan bahwa ia memiliki kesadaran penuh atas perbuatannya, tetapi menyimpan sesuatu yang dianggapnya lebih penting untuk disampaikan kepada gubernur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User