Terdepan.id — Buron Interpol yang juga merupakan tersangka kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life), M
Penangkapan ini menjadi titik terang dari upaya panjang aparat penegak hukum Indonesia yang memburunya setelah ia melarikan diri ke luar negeri. Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri, Brigjen Unt
Penangkapan ini menjadi titik terang dari upaya panjang aparat penegak hukum Indonesia yang memburunya setelah ia melarikan diri ke luar negeri. Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, mengonfirmasi keberhasilan operasi ini dalam keterangannya kepada awak media. "Tersangka berhasil diamankan berdasarkan permintaan dari Set NCB Interpol Indonesia yang telah berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak," ujarnya.
Kronologi Penangkapan
Setelah hampir tiga bulan menjalani proses hukum di Maroko, Michael Steven akhirnya berhasil diekstradisi ke Indonesia. Ia tiba di Tanah Air pada Minggu, 21 Juni 2026. Proses pemulangan tersangka ini tidaklah mudah, melibatkan diplomasi hukum yang cukup alot antara Indonesia dan Kerajaan Maroko.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Divhubinter Polri, Kementerian Hukum RI, Kementerian Luar Negeri RI, serta Badan Intelijen Negara," jelas Brigjen Untung. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada otoritas Kerajaan Maroko yang telah membantu mewujudkan penegakan hukum ini.
Kasus Kresna Life
Michael Steven merupakan salah satu tokoh kunci dalam skandal gagal bayar yang mengguncang industri asuransi Indonesia. PT Asuransi Jiwa Kresna dilaporkan mengalami gagal bayar terhadap kewajiban polis para nasabahnya dengan nilai fantastis. Kasus ini telah menjerat sejumlah pihak dan mencoreng kepercayaan publik terhadap sektor asuransi nasional.
Dengan keberhasilan ekstradisi ini, diharapkan proses penyidikan dan penegakan hukum terhadap kasus Kresna Life dapat berjalan lebih transparan. Aparat penegak hukum kini memiliki akses langsung untuk memeriksa tersangka utama yang selama ini berada di luar jangkauan. Langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap seluruh jaringan dan aliran dana yang merugikan ribuan nasabah.
Penangkapan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada tempat yang aman bagi para buron kelas kakap. Kerja sama internasional melalui Interpol semakin membuktikan efektivitasnya dalam memburu pelaku kejahatan lintas negara, sekaligus menjadi preseden penting bagi kasus-kasus serupa di masa depan.
Comments (0)