Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Jajaki Ekspor ke Singapura
Jakarta — Kementerian Pertanian mengumumkan stok beras nasional saat ini menembus angka 5,1 juta ton. Melimpahnya cadangan pangan tersebut mendorong Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk memb
Jakarta — Kementerian Pertanian mengumumkan stok beras nasional saat ini menembus angka 5,1 juta ton. Melimpahnya cadangan pangan tersebut mendorong Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk membuka peluang ekspor ke Singapura.
Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Amran mengusulkan ekspor minimal 10 ribu ton beras Indonesia ke negara tetangga tersebut. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama perdagangan dan ketahanan pangan kedua negara.
Selain beras, Indonesia juga menjajaki peningkatan ekspor sejumlah komoditas pangan strategis lainnya. Beberapa komoditas yang masuk dalam daftar prioritas antara lain daging ayam, telur, minyak sawit, kelapa, dan produk turunannya.
"Kami mengusulkan ekspor minimal 10 ribu ton beras dari Indonesia ke Singapura. Selain itu, kami juga ingin meningkatkan kerja sama untuk komoditas ayam, telur, minyak sawit, serta memperkuat pertukaran teknologi pertanian. Ini menjadi langkah kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua negara," kata Amran dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).
Kedua negara juga mencapai kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi di bidang teknologi dan inovasi pertanian. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di kawasan.
Langkah ekspor ini diyakini tidak akan mengganggu ketersediaan beras dalam negeri mengingat stok yang tersedia sangat mencukupi kebutuhan nasional. Pemerintah memastikan pasokan domestik tetap menjadi prioritas utama sebelum membuka keran ekspor.
Rencana ekspor beras ke Singapura sekaligus menandai babak baru dalam hubungan dagang kedua negara di sektor pertanian, membuka peluang bagi petani Indonesia untuk memperluas pasar ke tingkat internasional.
Comments (0)