Sony Kabarnya Rilis Ulang Headphone WH-1000XM4 dengan Harga Lebih Murah

Mendengarkan musik dengan kualitas suara jernih tanpa gangguan kebisingan sekitar kini tidak harus menguras kantong. Kabar terbaru dari industri audio menyebutkan bahwa Sony tengah menyiapkan langkah ...

Sony Kabarnya Rilis Ulang Headphone WH-1000XM4 dengan Harga Lebih Murah

Mendengarkan musik dengan kualitas suara jernih tanpa gangguan kebisingan sekitar kini tidak harus menguras kantong. Kabar terbaru dari industri audio menyebutkan bahwa Sony tengah menyiapkan langkah menarik: menghadirkan kembali headphone over-ear andalannya yang pertama kali meluncur pada 2020, WH-1000XM4, dengan banderol yang jauh lebih bersahabat, yakni sekitar 250 dollar Amerika Serikat atau setara Rp4 jutaan.

Langkah ini penting bagi konsumen karena selama ini headphone peredam bising kelas premium selalu identik dengan harga selangit. Ibarat membeli mobil klasik yang kembali diproduksi karena permintaan pasar masih tinggi, Sony tampaknya menyadari bahwa teknologi berusia empat tahun ini masih sangat relevan untuk penggunaan sehari-hari, mulai dari bekerja di kafe, perjalanan komuter, hingga menikmati hiburan di rumah.

Bocoran Harga yang Menggoda

Informasi yang beredar di kalangan pemerhati teknologi menyebutkan bahwa raksasa elektronik asal Jepang itu akan memasarkan ulang WH-1000XM4 di kisaran 250 dollar AS. Angka ini jauh di bawah harga peluncuran perdananya pada Agustus 2020 yang mencapai 349 dollar AS, dan juga lebih murah dibandingkan penerusnya, WH-1000XM5, yang dilepas ke pasaran dengan harga 399 dollar AS.

Dengan posisi harga tersebut, headphone ini akan mengisi celah antara produk kelas menengah dan lini flagship. Strategi semacam ini bukan hal baru di industri teknologi, di mana perusahaan kerap menghidupkan kembali perangkat populer demi menjangkau segmen konsumen yang lebih luas sekaligus memperpanjang siklus hidup produk yang sudah terbukti kualitasnya.

Spesifikasi yang Masih Kompetitif

Meski usianya sudah menginjak empat tahun, WH-1000XM4 masih menyimpan kemampuan yang membuatnya layak diperhitungkan. Headphone ini dibekali driver 40 mm dengan diafragma berlapis liquid crystal polymer yang mampu menghasilkan rentang frekuensi luas, dari dentuman bass dalam hingga nada tinggi yang detail.

Fitur andalannya adalah teknologi ANC (Active Noise Cancellation/peredam bising aktif) yang ditenagai prosesor khusus QN1. Chip ini bekerja bersama algoritma canggih untuk menganalisis suara lingkungan secara real-time dan menetralkannya, sehingga pengguna bisa fokus pada musik atau panggilan telepon tanpa distraksi. Teknologi peredam bising Sony pada generasi ini bahkan kerap dijadikan tolok ukur di kelasnya.

Daya tahan baterainya juga masih impresif untuk standar masa kini, yakni hingga 30 jam dengan fitur peredam bising aktif. Pengisian daya cepat selama 10 menit diklaim mampu menambah waktu putar sekitar 5 jam, sangat praktis bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Dari sisi konektivitas, perangkat ini mendukung codec LDAC, yakni teknologi pengkodean audio yang memungkinkan transmisi musik resolusi tinggi melalui Bluetooth dengan kualitas mendekati kabel. Ada pula fitur multipoint connection yang memungkinkan headphone terhubung ke dua perangkat sekaligus, misalnya laptop dan ponsel, lalu berpindah otomatis saat ada panggilan masuk.

Fitur Pintar Berbasis Sensor

WH-1000XM4 juga memperkenalkan sejumlah inovasi cerdas yang pada masanya tergolong mutakhir. Fitur Speak-to-Chat secara otomatis menjeda musik ketika pengguna mulai berbicara, sehingga tidak perlu repot melepas headphone saat memesan kopi atau menjawab pertanyaan rekan kerja.

Sensor pendeteksi pemakaian akan menghentikan putaran musik saat headphone dilepas dan melanjutkannya ketika dipakai kembali. Sementara itu, teknologi DSEE Extreme memanfaatkan AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan) untuk meningkatkan kualitas file musik terkompresi agar terdengar lebih kaya dan mendekati kualitas rekaman studio.

Apa Artinya bagi Konsumen

Jika kabar ini terkonfirmasi, kehadiran kembali WH-1000XM4 di harga menengah bisa menjadi angin segar bagi pasar audio. Konsumen yang selama ini ragu merogoh kocek dalam-dalam untuk headphone premium kini punya alternatif dengan rekam jejak terbukti. Di sisi lain, langkah ini juga berpotensi memicu persaingan harga dengan kompetitor seperti Bose dan Sennheiser di segmen yang sama, yang pada akhirnya menguntungkan pembeli.

Hingga saat ini, Sony belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal peluncuran maupun ketersediaan global, termasuk untuk pasar Indonesia. Namun melihat pola distribusi produk audio Sony sebelumnya, kemungkinan besar perangkat ini juga akan menyapa penggemar di Tanah Air. Bagi Anda yang sedang mencari headphone peredam bising berkualitas tanpa harus membayar harga flagship, ada baiknya menunggu pengumuman resmi dalam beberapa pekan ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User