Proyek Kali Cakung Lama Retakkan Rumah dan Masjid Warga
JAKARTA — Warga Kampung Rawa Indah, RT 04/03, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengeluhkan dampak proyek revitalisasi Kali
JAKARTA — Warga Kampung Rawa Indah, RT 04/03, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengeluhkan dampak proyek revitalisasi Kali Cakung Lama yang menyebabkan tembok sejumlah rumah mereka retak. Tidak hanya rumah tinggal, sebuah masjid di kawasan tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan serupa.
Keluhan itu mencuat setelah warga merasakan getaran kuat dari aktivitas alat berat yang beroperasi di sekitar bantaran kali. Retakan pada dinding bangunan disebut muncul secara bertahap dan semakin meluas seiring berjalannya pengerjaan proyek.
"Awalnya cuma retakan kecil di dinding, tapi lama-lama makin lebar. Kami khawatir rumah bisa roboh kalau proyek terus berjalan tanpa perhatian," ujar seorang warga Kampung Rawa Indah.
Kronologi Munculnya Keluhan Warga
Berdasarkan penuturan warga, dampak proyek revitalisasi dirasakan secara berjenjang. Berikut urutan kejadian yang dihimpun dari keterangan sejumlah penghuni:
- Proyek dimulai, alat berat masuk ke kawasan Kali Cakung Lama untuk pengerukan dan pemasangan turap di sepanjang bantaran.
- Getaran mulai terasa, warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi proyek merasakan guncangan saat alat berat beroperasi.
- Retakan pertama muncul, sejumlah tembok rumah menunjukkan garis retakan halus pada dinding dan sudut ruangan.
- Kerusakan meluas, retakan semakin lebar dan panjang, merembet ke lantai hingga plafon rumah.
- Masjid ikut terdampak, bangunan tempat ibadah warga juga mengalami retakan pada bagian dindingnya.
- Warga menyampaikan keluhan, persoalan ini dilaporkan ke pengurus RT/RW dan kelurahan agar mendapat perhatian pemerintah.
Kerusakan yang Dialami Warga
Sejumlah kerusakan yang dikeluhkan warga Kampung Rawa Indah antara lain:
- Tembok rumah retak pada bagian dinding luar maupun dalam hunian.
- Retakan struktural yang menjalar hingga ke lantai dan plafon.
- Dinding masjid retak sehingga menimbulkan kekhawatiran jamaah saat beribadah.
- Ketakutan warga terhadap potensi robohnya bangunan jika getaran proyek terus berlangsung.
Warga menilai kerusakan tersebut bukan kebetulan, mengingat retakan muncul bersamaan dengan beroperasinya alat berat proyek revitalisasi kali di dekat permukiman mereka.
Warga Berharap Ada Tanggung Jawab dan Ganti Rugi
Para penghuni berharap pemerintah dan kontraktor pelaksana proyek segera turun tangan. Mereka meminta adanya verifikasi kerusakan di lapangan, perbaikan bangunan yang terdampak, serta mekanisme ganti rugi yang adil bagi pemilik rumah.
"Kami tidak menolak pembangunan. Kami paham proyek ini untuk mengatasi banjir. Tapi tolong, kerusakan rumah kami juga diperhatikan dan diganti rugi," tutur warga lainnya.
Selain ganti rugi, warga juga meminta metode pengerjaan proyek dievaluasi agar tidak menimbulkan getaran berlebihan yang membahayakan bangunan di sekitar lokasi.
Langkah yang Dinantikan dari Pemerintah
Hingga kini, warga masih menanti respons resmi dari pihak terkait, baik kelurahan, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, maupun kontraktor pelaksana. Mereka berharap ada tim gabungan yang melakukan pendataan langsung terhadap rumah-rumah terdampak agar penanganan bisa segera dilakukan.
Proyek revitalisasi Kali Cakung Lama sendiri merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggulangi banjir di kawasan Jakarta Utara. Namun, warga menegaskan bahwa tujuan baik tersebut seharusnya tidak mengorbankan keselamatan dan tempat tinggal mereka.
[SOCIAL_TWEET]: Warga Kelapa Gading mengeluh! Proyek revitalisasi Kali Cakung Lama diduga retakkan rumah dan masjid di Kampung Rawa Indah, Jakarta Utara. #Jakarta #KaliCakungLama[SOCIAL_TG]: 🏚️ Proyek Kali Cakung Lama menuai keluhan! Rumah warga dan masjid di Kelapa Gading retak diduga akibat getaran alat berat. Warga tuntut tanggung jawab dan ganti rugi.
Comments (0)