Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada 11 Satker Polri
Bogor – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung menyerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada sebelas satuan kerja (satker) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Ind
Bogor – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung menyerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada sebelas satuan kerja (satker) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penganugerahan bergengsi ini berlangsung di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Prosesi khidmat tersebut disaksikan oleh jajaran tinggi kepolisian dan tamu undangan. Presiden Prabowo tampak hadir dengan menaiki kendaraan taktis Maung, didampingi langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Keduanya kemudian melakukan pengecekan pasukan sebelum memulai acara inti, menunjukkan sinergi erat antara kepala negara dan institusi Polri.
Dasar Hukum Penganugerahan
Pemberian tanda kehormatan ini didasarkan pada tiga keputusan resmi, yaitu Nomor 37/TK/Tahun 2026, Nomor 38/TK/Tahun 2026, serta Nomor 55/POLRI/Tahun 2026. Ketiga surat keputusan tersebut mengatur tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dan Bintang Bhayangkara Nararya, serta Penganugerahan Pangkat Secara Istimewa. Seluruh dokumen tersebut dibacakan dengan saksama oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal Wahyu Yudhayana, yang menegaskan legalitas dan keabsahan penghargaan.
Tanda kehormatan Nugraha Sakanti melambangkan apresiasi tertinggi negara atas dedikasi dan kinerja satuan yang secara konsisten menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ke-11 satker penerima penghargaan dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam pelayanan publik, penegakan hukum, serta pengamanan berbagai agenda nasional. Penganugerahan ini menjadi momentum penegasan bahwa negara memberikan perhatian serius terhadap setiap unit yang berprestasi di bawah Korps Bhayangkara.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sendiri mengusung tema penguatan transformasi Polri menuju institusi yang semakin presisi dan dicintai masyarakat. Kehadiran Presiden Prabowo di barisan depan perayaan ini sekaligus menjadi pesan politik kuat akan pentingnya dukungan pemerintah terhadap modernisasi dan kesejahteraan aparat kepolisian. Selain penyerahan tanda kehormatan, acara juga dimeriahkan dengan defile pasukan dan demonstrasi kemampuan dari satuan-satuan khusus Polri.
Dengan penghargaan ini, publik berharap 11 satker penerima Nugraha Sakanti dapat menjadi teladan dan memacu semangat satuan lain untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Terdepan.id mencatat, tradisi pemberian tanda kehormatan di hari jadi Polri ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara Istana dan institusi penegak hukum dalam menjaga stabilitas nasional.
Comments (0)