Polisi Tangkap Dua Pelaku Bentrok Maut di Katingan, Dua Lainnya Masih Buron

Jul 06, 2026 - 03:32
0 1
Polisi Tangkap Dua Pelaku Bentrok Maut di Katingan, Dua Lainnya Masih Buron

KASONGAN, Terdepan.id – Aparat kepolisian terus mengusut kasus penyerangan brutal yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat operasi penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Hingga Senin (6/7), dua terduga pelaku telah diamankan, sementara dua nama lainnya masih berstatus buron dan menjadi target perburuan tim gabungan.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengonfirmasi bahwa terduga pelaku yang baru saja ditangkap adalah Isnan Melani Pebriansyah alias Robi. Ia diamankan di sebuah pondok di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Sabtu siang. Penangkapan ini menambah daftar tersangka yang sebelumnya sudah lebih dulu ditahan, yakni Saldy. Dengan demikian, total dua orang kini mendekam di sel penyidik.

Polisi Belum Rinci Peran Robi

Meski penangkapan berjalan lancar, aparat belum bersedia membeberkan secara rinci peran Robi dalam insiden berdarah yang mengguncang wilayah itu. Penyidik masih melakukan pendalaman dan serangkaian pemeriksaan untuk mengonstruksi keterlibatan masing-masing pelaku.

“R (Robi) memang sudah kami amankan pada Sabtu siang. Namun, untuk perannya belum dapat kami sampaikan karena masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh penyidik,” ujar AKBP Dodik Hartono kepada awak media.

Informasi yang dihimpun Terdepan.id dari lingkungan penyidik menyebutkan, Robi dan Saldy diduga bagian dari kelompok yang melawan petugas saat penggerebekan dilakukan. Bentrokan tak terduga itu merenggut nyawa tiga personel Satresnarkoba dan memicu operasi pengejaran besar-besaran.

Dua Buron Dikejar Tim Khusus Gabungan

Dua nama lain yang teridentifikasi sebagai terduga pelaku, Ramblan dan Bio, hingga kini masih bebas dan masuk dalam daftar pencarian orang. Keduanya merupakan saudara kandung dari Saldy. Tim khusus gabungan yang terdiri dari personel Markas Besar Polri, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, dan Polres Katingan dikerahkan untuk memburu mereka di sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyian.

“Kami tidak akan berhenti pada dua orang yang sudah diamankan. Ramblan, Bio, maupun siapa pun yang nantinya terbukti terlibat akan terus kami kejar dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.

Operasi penggerebekan yang berujung bentrok tersebut menjadi tragedi kelam bagi jajaran Polres Katingan. Sebelumnya, dua personel yang sempat dinyatakan hilang di perairan Sungai Katingan saat insiden berhasil ditemukan setelah operasi SAR berlangsung beberapa hari. Kasus ini masih terus bergulir, dan publik menantikan ketegasan aparat dalam menuntaskan seluruh jaringan yang terlibat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User