Perampokan Museum Lalique di Prancis, Perhiasan Senilai Rp 82 Miliar Raib
Museum kaca dan perhiasan mewah Lalique di Wingen-sur-Moder, timur laut Prancis, menjadi sasaran perampokan pada Senin (6/7) dini hari. Para pelaku berhasil membawa kabur sekitar 20 perhiasan berharga dengan total kerugian ditaksir mencapai 4 juta euro atau setara Rp 82,28 miliar.
Kronologi Perampokan
Insiden terjadi sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat. Menurut sumber investigasi yang dikutip AFP, para perampok langsung menuju ruang perhiasan museum begitu berhasil masuk ke dalam gedung. Aksi mereka berlangsung cepat, dengan fokus hanya pada barang-barang bernilai tinggi dalam koleksi museum yang didedikasikan untuk desainer ikonik Art Nouveau dan Art Deco, René Lalique.
Meskipun sistem alarm sempat berbunyi, respons dari perusahaan keamanan yang bertugas tidak cukup cepat untuk menggagalkan pencurian tersebut. Petugas kebersihan yang pertama kali tiba di lokasi justru menjadi pihak yang melaporkan kejadian kepada polisi. "Alarm berbunyi, tetapi pada saat perusahaan keamanan menyelesaikan pemeriksaannya, seorang petugas kebersihan yang pertama kali tiba di tempat kejadian dan menghubungi polisi," ungkap sumber tersebut.
"Sekitar dua puluh buah perhiasan dicuri. Kerugian saat ini sedang dinilai tetapi bisa mencapai beberapa juta euro, kemungkinan mendekati empat juta," lanjut sumber yang dekat dengan penyelidikan.
Pihak museum melalui situs web resminya telah mengumumkan penutupan sementara selama beberapa hari pascaperampokan. Investigasi masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku dan melacak keberadaan perhiasan yang hilang.
Profil Museum dan Sorotan Keamanan
Museum Lalique dibuka pada tahun 2011 dan berlokasi di dekat pabrik perusahaan yang berdiri sejak era kejayaan seni dekoratif Prancis. Tempat ini menyimpan koleksi karya René Lalique yang terkenal di seluruh dunia, mulai dari perhiasan hingga benda kaca artistik.
Perampokan ini kembali menyoroti lemahnya keamanan di sejumlah museum dan galeri di Prancis. Pada Oktober tahun lalu, publik dikejutkan oleh aksi pencurian di museum Louvre, Paris, yang terjadi di siang hari bolong. Para pencuri saat itu berhasil membawa kabur perhiasan senilai 102 juta dolar AS (sekitar Rp 1,5 triliun) dalam penggerebekan yang berlangsung kurang dari satu menit. Kejadian berulang ini menimbulkan pertanyaan serius tentang perlunya peningkatan standar keamanan di institusi budaya kelas dunia tersebut.
Comments (0)