Polisi Geledah 12 Titik, Sita Rp50 Miliar, Jampidsus Dikawal TNI

KOTA — Serangkaian penggeledahan besar-besaran yang dilakukan kepolisian pada Rabu kemarin menggegerkan publik. Sebanyak 12 titik lokasi digeledah secara s

Jul 12, 2026 - 04:20
0 0
Polisi Geledah 12 Titik, Sita Rp50 Miliar, Jampidsus Dikawal TNI

KOTA — Serangkaian penggeledahan besar-besaran yang dilakukan kepolisian pada Rabu kemarin menggegerkan publik. Sebanyak 12 titik lokasi digeledah secara serentak, mulai dari rumah mewah, kafe, hingga tempat penukaran uang (money changer). Dalam operasi senyap itu, penyidik mengamankan barang bukti fantastis berupa emas batangan dan uang tunai senilai sedikitnya Rp50 miliar. Anehnya, di waktu yang bersamaan, rumah dinas Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dijaga ketat personel TNI. Dua peristiwa yang terjadi hampir bersamaan ini memicu spekulasi liar: adakah benang merah di antara operasi senyap tersebut dengan pengawalan militer terhadap petinggi Kejaksaan Agung?

Kronologi Penggeledahan Serentak: Dari Rumah Mewah Hingga Money Changer

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan dimulai sejak pagi hari dan berlangsung hingga malam di sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya. Lokasi pertama yang disasar adalah sebuah rumah mewah di kawasan Pondok Indah. Dari rumah berpagar tinggi itu, petugas menemukan brankas berisi emas batangan dengan total berat mencapai puluhan kilogram serta tumpukan uang dalam mata uang asing. Hampir bersamaan, tim lain bergerak ke sebuah apartemen di Kuningan dan sebuah ruko di Kelapa Gading yang diduga menjadi tempat penyimpanan dokumen penting terkait aliran dana.

Pukul 11.00 WIB, target penggeledahan bergeser ke tempat usaha. Dua kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, menjadi sorotan utama. Kedua kafe yang dikenal sebagai tempat pertemuan kalangan pebisnis dan pejabat ini diduga digunakan sebagai lokasi transaksi gelap. “Kami mengamankan beberapa dokumen transaksi dan perangkat elektronik yang akan dianalisis lebih lanjut,” ujar Kombes Pol. Dodi Rahmawan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, saat dikonfirmasi.

Selanjutnya, petugas mendatangi tiga unit money changer di bilangan Blok M, Melawai, dan Cipete. Money changer tersebut dicurigai menjadi pintu keluar-masuk uang hasil kejahatan. Penyidik menemukan catatan aliran dana dengan nominal yang tidak wajar serta uang tunai dalam pecahan valuta asing yang belum sempat dipindahkan. Total uang tunai yang disita dari seluruh lokasi, termasuk emas batangan, ditaksir menembus angka Rp50 miliar.

“Nilai tersebut masih bersifat sementara. Kami masih menghitung aset lain yang ditemukan, termasuk properti dan kendaraan mewah yang diduga terkait,” kata Dodi menambahkan.

Jampidsus Dikawal TNI: Antara Prosedur dan Kecurigaan

Sementara bising penggeledahan berlangsung, perhatian publik tertuju ke Jalan Kebayoran Baru, tepatnya di depan kediaman Febrie Adriansyah. Sejak pagi hari, sejumlah personel TNI bersenjata lengkap tampak berjaga di sekitar rumah. Langkah ini di luar kebiasaan karena rumah pejabat Kejaksaan Agung biasanya hanya dikawal oleh kepolisian atau petugas keamanan internal.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam keterangan singkat menyebut bahwa penjagaan itu merupakan bagian dari “protokol pengamanan rutin” terhadap pejabat tinggi negara yang sedang menangani kasus-kasus sensitif. Namun, muncul pertanyaan: mengapa baru sekarang protokol itu diterapkan, dan apakah ini terkait dengan penggeledahan besar-besaran yang terjadi di hari yang sama?

Spekulasi pun berkembang. Beberapa kalangan menduga bahwa Febrie Adriansyah tengah berada di bawah pengawasan atau bahkan berpotensi menjadi salah satu pihak yang tersangkut dalam perkara yang sedang diusut. Sumber di lingkungan kejaksaan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Ini bukan penjagaan biasa. Ada ketakutan akan gerakan yang bisa merusak integritas penanganan kasus.”

Teka-teki Siapa Tersangka Utama

Hingga malam hari, Polda Metro Jaya maupun Kejaksaan Agung belum mengumumkan secara resmi siapa yang menjadi target utama dari operasi ini. Namun, publik sudah bisa menangkap ada aroma politik dan kekuasaan yang bermain. Fakta bahwa penggeledahan menyasar lokasi-lokasi yang kerap disinggahi pejabat dan pengusaha besar, ditambah penjagaan ketat di rumah Jampidsus, mengarahkan dugaan pada kasus korupsi kelas kakap.

Berikut poin-poin kunci yang menambah misteri:

  • Penggeledahan dilakukan di 12 tempat secara bersamaan, menunjukkan operasi terencana dan melibatkan banyak institusi.
  • Barang bukti bernilai lebih dari Rp50 miliar, termasuk emas batangan dan uang tunai dalam berbagai mata uang.
  • Rumah Jampidsus dijaga personel TNI, yang biasanya hanya bertugas di objek vital nasional atau di lingkungan Presiden.
  • Kedua peristiwa terjadi di jam yang hampir bersamaan tanpa penjelasan yang gamblang.

Sementara itu, pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Hamzah, menilai bahwa pengawalan TNI terhadap Jampidsus bisa dimaknai sebagai sinyal adanya konflik kepentingan atau ancaman serius. “Kalau benar ada keterkaitan dengan penggeledahan, maka ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” ujarnya.

Publik kini menunggu langkah selanjutnya dari aparat penegak hukum. Apakah Jampidsus akan dipanggil sebagai saksi, atau justru menjadi tersangka? Siapa sebenarnya yang memerintahkan penjagaan TNI itu? Semua masih menjadi teka-teki. Yang pasti, operasi ini membuktikan bahwa perang melawan korupsi masih terus berdenyut, meski seringkali menghadapi benteng kekuasaan yang sulit ditembus.

Hingga berita ini ditulis, keterangan resmi dari Kejaksaan Agung maupun Mabes TNI belum dirilis secara detail. Kepolisian berjanji akan menggelar konferensi pers dalam waktu dekat untuk mengungkap perkembangan terkini kasus yang telah menyita perhatian nasional ini. [SOCIAL_TWEET]: Polisi geger! 12 titik digeledah, emas & uang Rp50 M disita. Di saat bersamaan, rumah Jampidsus Febrie Adriansyah dijaga ketat TNI. Ada hubungannya? 🕵️‍♂️ #KorupsiKelasKakap #Jampidsus #Penggeledahan[SOCIAL_TG]: 🔍 Polisi geledah 12 titik, sita emas & uang Rp50 M! 🏠 Rumah Jampidsus malah dijaga TNI. Ada koneksi? 🤔 Pantau terus infonya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User