Pedaw Tukang Tipu, Modal Merayu Malah Tukar Motor Jadi Sabu
Nasib nahas menimpa seorang pria berinisial RR (28) di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Pria yang berharap bertemu dengan teman kencan justru menjadi korban pengeroyokan dan penipuan brutal. Tak han
Nasib nahas menimpa seorang pria berinisial RR (28) di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Pria yang berharap bertemu dengan teman kencan justru menjadi korban pengeroyokan dan penipuan brutal. Tak hanya kehilangan motor kesayangannya, ia juga kehilangan barang berharga lainnya seperti ponsel dan dompet. Parahnya, motor korban diduga langsung ditukar dengan narkotika jenis sabu oleh para pelaku.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan yang diterima Terdepan.id, peristiwa ini bermula pada 17 Mei 2026 ketika RR berkenalan dengan seorang wanita berinisial GF melalui media sosial. Keduanya lantas terlibat komunikasi intens hingga GF mengajak RR untuk bertemu di sebuah kamar kos di kawasan Puri Garden, Kalideres.
Pada hari yang disepakati, RR datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat miliknya. Setibanya di lokasi, ia disambut oleh GF yang langsung membawanya masuk ke dalam kamar. Namun beberapa saat kemudian, sejumlah pria tak dikenal tiba-tiba muncul dan langsung mengeroyok korban.
"Saya tidak menyangka akan dijebak seperti ini. Mereka memukuli saya, lalu merampas kunci motor dan barang-barang saya," ujar RR dalam laporannya kepada polisi, seperti dikutip Terdepan.id.
Motor Ditukar dengan Sabu
Usut punya usut, petugas kepolisian menemukan fakta mengejutkan. Motor milik korban tidak dijual atau digunakan pelaku, melainkan langsung ditukar dengan sabu kepada bandar narkoba di kawasan yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku telah merencanakan aksinya sejak awal untuk mendapatkan narkotika.
Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Kalideres. Polisi masih mengejar para pelaku yang diduga merupakan satu komplotan penipuan bermodus kencan yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Barat.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkenalan di dunia maya dan tidak mudah terbujuk rayuan untuk bertemu di tempat yang mencurigakan.
Comments (0)