Ngatiman Ditemukan di Hutan Lindung Megamendung Berkat Jejak Kaki
Bogor – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Ngatiman akhirnya berhasil ditemukan setelah sempat dilaporkan hilang di kawasan hutan lindung Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Warga Keca
Bogor – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Ngatiman akhirnya berhasil ditemukan setelah sempat dilaporkan hilang di kawasan hutan lindung Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Warga Kecamatan Megamendung yang berusia 63 tahun itu sebelumnya pergi seorang diri untuk mencari bambu kuning, namun tak kunjung pulang ke rumahnya. Melalui upaya pencarian intensif yang dilakukan tim gabungan, korban ditemukan dalam kondisi selamat pada hari ketiga setelah dinyatakan hilang, tepatnya pada Rabu (1/7/2026).
Menurut laporan yang diterima Terdepan.id, proses pencarian terhadap Ngatiman membuahkan hasil berkat adanya petunjuk penting berupa jejak kaki yang dicurigai milik korban. Jejak tersebut menjadi kunci utama bagi tim penyelamat dalam menentukan arah pergerakan korban di medan hutan yang cukup rapat dan jarang dilintasi warga.
Kronologi Hilangnya Ngatiman
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian setempat, Ngatiman pamit kepada keluarganya pada Minggu, 28 Juni 2026, untuk mencari bambu kuning di kawasan hutan lindung Mega Indah, Megamendung. Lokasi tersebut dikenal memiliki kontur yang terjal dan minim aktivitas manusia, sehingga warga sekitar biasanya menghindari masuk sendirian. Keluarga korban mulai merasa cemas setelah Ngatiman tak kunjung kembali hingga malam hari. Setelah menunggu tanpa kabar, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini kepada aparat desa dan kepolisian setempat.
Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Megamendung, anggota TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, serta relawan dan warga setempat segera dikerahkan untuk melakukan pencarian. Mereka menyisir kawasan hutan lindung yang cukup luas dan memiliki banyak lembah curam. Medan yang sulit serta cuaca yang kadang berkabut menjadi tantangan tersendiri bagi para pencari.
Penemuan Berkat Jejak Kaki
"Berdasarkan temuan oleh tim gabungan tersebut, dari hasil penemuan melihat adanya jejak kaki yang dicurigai adalah milik korban bapak Ngatiman," ujar salah satu anggota tim pencarian dalam keterangan yang disampaikan Polsek Megamendung.
Setelah menemukan jejak kaki tersebut, tim pencarian melakukan pelacakan secara lebih terfokus. Mereka mengikuti arah jejak yang membawa mereka ke sebuah area yang cukup jauh dari jalur masuk awal. Akhirnya, Ngatiman ditemukan dalam kondisi lemas dan dehidrasi, namun masih dalam keadaan sadar. Tim medis yang sudah bersiaga segera memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum korban dievakuasi menuju rumahnya.
Kapolsek Megamendung membenarkan bahwa korban sudah kembali berkumpul dengan keluarga dalam kondisi selamat. Pihaknya juga mengimbau kepada warga agar tidak memasuki kawasan hutan lindung seorang diri tanpa perlengkapan yang memadai. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di area yang minim sinyal komunikasi dan jauh dari pemukiman. Saat ini, Ngatiman masih dalam masa pemulihan, sementara keluarganya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian.
Comments (0)