Masyarakat Serbu Diskon Transmart dan Pasar Asemka Jelang Tahun Ajaran Baru

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, denyut perburuan perlengkapan sekolah kian terasa di berbagai sudut Jakarta. Dua pusat perbelanjaan dengan karakter

Jul 12, 2026 - 09:59
0 0

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, denyut perburuan perlengkapan sekolah kian terasa di berbagai sudut Jakarta. Dua pusat perbelanjaan dengan karakter kontras—pasar tradisional dan ritel modern—mendadak menjadi magnet bagi para orang tua dan pelajar. Di satu sisi, Pasar Asemka di Tamansari, Jakarta Barat, ramai diserbu pemburu alat tulis murah; di sisi lain, Transmart menggelar pesta diskon Full Day Sale yang menggoda dengan potongan harga hingga 50 persen plus 20 persen. Fenomena ini menandai ritual tahunan yang tak lekang oleh waktu, namun kini kian diramaikan oleh strategi pemasaran modern.

Ritual Berburu di Pasar Asemka: Tradisi Tawar-Menawar yang Menggairahkan

Sejak Rabu (11/7), lorong-lorong Pasar Asemka dipenuhi pengunjung yang memilah buku tulis, pensil, tas, hingga sepatu. Suara tawar-menawar beradu dengan gemerisik plastik kemasan, menciptakan simfoni khas yang hanya muncul setahun sekali. Para pedagang mengaku stok perlengkapan sekolah meningkat hingga 30 persen dibandingkan hari biasa. "Tahun ini pembeli lebih antusias, mungkin karena harga-harga di tempat lain naik. Di sini mereka masih bisa dapat harga grosir," ujar seorang pedagang yang enggan disebut namanya.

Keunggulan Pasar Asemka terletak pada ragam pilihan dan kemampuan negosiasi. Seorang ibu rumah tangga, Sari, mengaku sengaja datang dari Tangerang demi menghemat pengeluaran.

"Saya beli buku satu pak isi 10 hanya Rp25 ribu, kalau di toko biasa bisa Rp40 ribu. Lumayan buat tiga anak,"
katanya sambil menunjukkan kantong belanjaannya yang penuh.

Namun, di balik harga miring, berbelanja di pasar tradisional menuntut ketelitian ekstra. Kualitas barang perlu diperiksa satu per satu, mulai dari jahitan tas hingga ketajaman pensil warna. Meski begitu, sensasi berburu dan mendapatkan barang murah seakan menjadi obat tersendiri bagi para orang tua yang ingin menekan biaya persiapan sekolah.

Transmart Full Day Sale: Diskon Ganda yang Mengguncang Ritel Modern

Sementara itu, Transmart tak mau ketinggalan momentum. Pada Minggu (12/7), jaringan toko serba ada tersebut menggelar Full Day Sale dengan penawaran diskon 50 persen + 20 persen untuk berbagai produk, termasuk perlengkapan sekolah, seragam, dan elektronik pendukung belajar. Strategi diskon bertingkat ini—diskon langsung diikuti potongan tambahan—diklaim mampu memangkas harga produk hingga lebih dari setengah.

Pantauan di gerai Transmart, antusiasme warga sudah terlihat sejak pagi hari. Rak-rak yang semula penuh perlahan kosong diserbu pembeli yang membawa daftar belanja. "Kami sengaja datang pagi biar bisa pilih barang yang masih bagus. Tahun lalu, jam 10 siang sudah banyak yang habis," ujar Dina, seorang karyawan swasta yang berburu sepatu dan tas untuk dua anaknya.

Yang membedakan Transmart adalah kenyamanan berbelanja dalam ruangan ber-AC, sistem pembayaran yang cepat, serta jaminan mutu. Bagi sebagian konsumen, faktor ini cukup bernilai meskipun harga akhir masih sedikit lebih tinggi dibandingkan pasar tradisional. Namun, dengan diskon berlapis, selisih harga itu bisa semakin tipis.

Dua Wajah Belanja: Antara Ekonomi Rakyat dan Ritel Modern

Fenomena dua pusat belanja ini mencerminkan dinamika konsumsi masyarakat saat ini. Pasar tradisional tetap menjadi benteng bagi ekonomi rakyat kecil, menawarkan aksesibilitas harga dan interaksi personal. Di sisi lain, ritel modern seperti Transmart memberikan pengalaman belanja yang praktis, higienis, dan tetap memikat berkat diskon agresif. Keduanya sama-sama memiliki tempat di hati pembeli, tergantung prioritas masing-masing: harga semurah mungkin atau kenyamanan dan kepastian kualitas.

Pakar ekonomi, Budi Susanto, menilai fenomena ini sebagai perpaduan yang sehat. "Konsumen semakin pintar. Mereka akan membandingkan dan memilih mana yang paling menguntungkan. Adanya pilihan tradisional dan modern mendorong persaingan harga yang sehat," ujarnya. Ia juga mencatat bahwa momentum tahun ajaran baru menjadi salah satu puncak belanja nasional, menyumbang peningkatan omzet ritel hingga 15-20 persen dibanding bulan biasa.

Tips Cerdas Memanfaatkan Momentum Belanja

Bagi Anda yang masih akan berburu perlengkapan sekolah, berikut beberapa saran agar belanja tetap efisien:

  • Buat daftar kebutuhan untuk menghindari pembelian impulsif.
  • Bandingkan harga antara pasar tradisional dan toko modern secara daring sebelum pergi.
  • Datang lebih awal agar mendapat pilihan barang terbaik, terutama saat diskon besar.
  • Manfaatkan diskon tambahan dari kartu kredit atau aplikasi pembayaran di toko modern.
  • Periksa kualitas barang dengan teliti, terutama yang dibeli di pasar tradisional.

Sementara itu, para pedagang di Pasar Asemka berharap ramainya kunjungan ini bisa bertahan hingga pekan pertama masuk sekolah. Adapun Transmart diperkirakan akan kembali menggelar promo serupa di akhir pekan berikutnya mengingat respons yang tinggi. Apapun pilihan Anda, semangat menyambut tahun ajaran baru semestinya tidak menjadi beban finansial berkat strategi belanja yang tepat.

[SOCIAL_TWEET]: Siap-siap! Besok Transmart Full Day Sale hadir dengan diskon 50%+20% sementara Pasar Asemka sudah ramai diserbu pembeli alat tulis. Tradisi berburu perlengkapan sekolah tetap seru! #TahunAjaranBaru #DiskonHemat #TransmartFullDaySale [SOCIAL_TG]: 🛒📚 Besok (12/7) Transmart Full Day Sale diskon 50%+20%, buruan! Atau kalau mau tawar-menawar rame-rame, Pasar Asemka juga lagi penuh alat tulis murah. Selamat berburu perlengkapan sekolah!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User