JPO Stasiun Bogor Mulai Dibongkar, Pelican Crossing Segera Hadir

Terdepan.id, Bogor — Pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Stasiun Bogor, tepatnya di Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, resmi dimulai pada Sabtu (27/6/2026). Langkah ini merup

Jul 07, 2026 - 23:36
0 0
JPO Stasiun Bogor Mulai Dibongkar, Pelican Crossing Segera Hadir

Terdepan.id, Bogor — Pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Stasiun Bogor, tepatnya di Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, resmi dimulai pada Sabtu (27/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari proyek penataan kawasan yang bertujuan mengubah wajah kota menjadi lebih ramah bagi pejalan kaki. Proses pembongkaran akan dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga dan pengguna jalan.

Setelah JPO tersebut dibongkar, Pemerintah Kota Bogor berencana membangun fasilitas penyeberangan modern berupa pelican crossing yang lebih aksesibel dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wujudkan Bogor Ramah Pejalan Kaki

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, dalam keterangannya yang dikutip Terdepan.id, menegaskan bahwa proyek ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih manusiawi. Ia menyampaikan bahwa fasilitas penyeberangan vertikal akan digantikan dengan sistem penyeberangan horizontal yang lebih inklusif.

"Jadi, ini bagian dari upaya kita menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang ramah terhadap pejalan kaki. Nanti sudah tidak ada lagi JPO, akan ada pelican crossing atau zebra cross yang menjadi fasilitas utama bagi masyarakat untuk menyeberang," ujar Dedie Rachim.

Pelican crossing sendiri merupakan penyeberangan yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas khusus pejalan kaki yang dapat diaktifkan melalui tombol. Sistem ini dinilai lebih efisien dan memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi penyandang disabilitas, lansia, dan orang tua dengan anak kecil. Mereka tidak perlu lagi menaiki tangga yang cukup tinggi dan melelahkan seperti pada JPO tradisional.

Antisipasi dan Dukungan Warga

Pantauan Terdepan.id di lapangan, petugas dari Dinas Perhubungan tampak melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pembongkaran. Arus kendaraan masih terkendali dan pejalan kaki diarahkan melalui jalur penyeberangan sementara. Beberapa warga yang tengah melintas menyampaikan harapan sekaligus kekhawatiran terhadap perubahan ini. Seorang pedagang kaki lima di sekitar stasiun, Rina (42), mengaku khawatir lampu penyeberangan akan menimbulkan antrean kendaraan, namun ia tetap optimis setelah melihat sosialisasi dari pemerintah.

Pemerintah Kota Bogor memastikan akan memasang berbagai fasilitas pendukung untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan. Selain marka dan rambu yang lebih jelas, akan dipasang juga alat bantu suara untuk penyandang tunanetra serta timer digital waktu penyeberangan.

Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan dan akan terintegrasi dengan penataan trotoar serta jalur pedestrian di sepanjang koridor Jalan Kapten Muslihat. Dengan menghilangkan JPO yang dinilai menghalangi pandangan dan kurang estetis, kawasan Stasiun Bogor diharapkan tampil lebih lapang, modern, dan menjadi percontohan kota yang mengedepankan mobilitas pejalan kaki di tengah padatnya aktivitas perkotaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User