Raja Charles Tak Akan Pindah ke Istana Buckingham, Ini Alasannya

London – Kabar mengejutkan datang dari Keluarga Kerajaan Inggris. Raja Charles III dikabarkan tidak akan menempati Istana Buckingham sebagai kediaman resminya, meskipun proyek renovasi besar-besaran

Jul 07, 2026 - 23:36
0 0
Raja Charles Tak Akan Pindah ke Istana Buckingham, Ini Alasannya
London – Kabar mengejutkan datang dari Keluarga Kerajaan Inggris. Raja Charles III dikabarkan tidak akan menempati Istana Buckingham sebagai kediaman resminya, meskipun proyek renovasi besar-besaran yang telah berlangsung selama satu dekade penuh dijadwalkan selesai tahun depan. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh para pejabat senior istana, menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan fungsi istana ikonik tersebut. Menurut laporan dari Terdepan.id, keputusan tersebut menandai perubahan signifikan dari tradisi kerajaan yang telah berlangsung lama. Alih-alih kembali ke Istana Buckingham, Raja Charles dan Ratu Camilla akan melanjutkan kehidupan sehari-hari mereka di Clarence House, kediaman pribadi mereka yang terletak dekat dengan istana utama, di kawasan The Mall, London.

Istana Tetap Jadi Pusat Seremonial

James Chalmers, yang menjabat sebagai Bendahara dan Pengelola Dana Pribadi Raja (Keeper of the Privy Purse), memberikan pernyataan resmi terkait perubahan ini. Ia menegaskan bahwa pergeseran fungsi hunian ini tidak akan mengurangi peran sentral Istana Buckingham dalam kegiatan kenegaraan.
"Istana Buckingham akan tetap menjadi lokasi utama untuk acara seremonial dan kegiatan resmi, termasuk untuk menyambut tamu kehormatan dari luar negeri," ujar Chalmers dalam keterangannya pada hari Kamis (25/06) waktu setempat.
Keputusan ini diambil di tengah penyelesaian program renovasi senilai miliaran poundsterling yang bertujuan untuk memperbarui sistem kelistrikan, perpipaan, dan pemanas di istana yang sudah tua. Proyek ambisius ini dimulai pada tahun 2017 dan merupakan renovasi terbesar dalam sejarah Istana Buckingham sejak era Perang Dunia II. Meskipun seluruh pekerjaan fisik dijadwalkan rampung pada tahun 2026, Raja Charles tampaknya tidak berniat menghuni 775 ruangan di sana secara privat.

Clarence House: Rumah yang Penuh Kenangan

Clarence House, yang telah menjadi kediaman resmi Charles dan Camilla sejak pernikahan mereka, diyakini memiliki nilai sentimental yang kuat bagi sang Raja. Tempat ini dulunya juga merupakan kediaman Ratu Elizabeth Sang Ibu Suri hingga wafatnya pada tahun 2002. Dengan tetap memilih tinggal di Clarence House, Charles kembali menegaskan gaya kepemimpinannya yang lebih modern dan personal, memanfaatkan Istana Buckingham secara maksimal sebagai kantor dan panggung diplomasi publik. Para analis kerajaan menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya Raja untuk mentransformasi citra monarki menjadi lebih efisien dan relevan dengan zaman. Meski demikian, publik Inggris dan dunia tetap antusias menantikan bagaimana perubahan fungsi ini akan memengaruhi protokol kenegaraan dan turisme di salah satu landmark paling terkenal di London tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User