Jakarta, Terdepan.id – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ini diwarnai oleh pergerakan Indeks H
Perjalanan Naik-Turun IHSG Berdasarkan data yang dihimpun Terdepan.id dari RTI Business, IHSG membuka perdagangan dengan optimisme dan berhasil merangkak naik menuju level psikologis 5.900. Namun,
Perjalanan Naik-Turun IHSG
Berdasarkan data yang dihimpun Terdepan.id dari RTI Business, IHSG membuka perdagangan dengan optimisme dan berhasil merangkak naik menuju level psikologis 5.900. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Pada paruh pertama sesi perdagangan, tekanan jual mulai mendominasi dan mendorong IHSG melemah 0,18% ke posisi 5.864,96. Pelemahan ini terjadi di tengah aksi ambil untung investor setelah sesi pembukaan yang cukup kuat. IHSG sempat menyentuh titik terendah hariannya pada level 5.857,35, mempertegas volatilitas yang terjadi sepanjang hari.
Namun, memasuki sesi penutupan, sentimen positif kembali mengalir deras. Akumulasi pembelian oleh pelaku pasar berhasil mengangkat indeks dari keterpurukan. IHSG tidak hanya pulih, tetapi juga berhasil mengakhiri perdagangan dengan penguatan signifikan. Indeks ditutup kokoh di level 5.916, mencatatkan kenaikan harian sebesar 40,28 poin atau setara dengan 0,69%. Sebelumnya, IHSG bahkan sempat menyentuh puncak hariannya pada level 5.935,68, menandakan bahwa minat beli masih cukup tinggi di tengah fluktuasi yang terjadi.
IHSG ditutup menguat pada level 5.916, naik 40,28 poin atau 0,69%.
Pergerakan yang dinamis ini mencerminkan adanya tarik-menarik antara sentimen global dan domestik yang mempengaruhi kepercayaan investor. Meski sempat terjun bebas, kemampuan IHSG untuk bangkit dan ditutup di zona hijau menjadi sinyal bahwa fundamental pasar masih cukup kuat. Para analis memproyeksikan bahwa indeks akan terus menguji konsolidasi pada kisaran 5.900 hingga 5.950 dalam beberapa hari mendatang, dengan catatan tidak ada kejutan negatif dari eksternal.
Comments (0)