IHSG Berbalik Melemah ke 5.864

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus mengakhiri sesi pertama perdagangan di zona merah, Senin (6/7). Setelah sempat melesat nyaris 1% pada pembukaan pagi tadi, indeks saham nasional berbalik arah

Jul 08, 2026 - 05:59
0 0
IHSG Berbalik Melemah ke 5.864

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus mengakhiri sesi pertama perdagangan di zona merah, Senin (6/7). Setelah sempat melesat nyaris 1% pada pembukaan pagi tadi, indeks saham nasional berbalik arah dan ditutup melemah 0,18% ke level 5.864,96.

Berdasarkan data RTI Business yang dipantau oleh Terdepan.id, IHSG pagi tadi sempat menyentuh level 5.935,68 sebelum tekanan jual mendorong indeks masuk ke teritori negatif. Pembalikan ini terjadi di tengah volume perdagangan yang cukup tinggi, mengindikasikan adanya aksi ambil untung setelah kenaikan tajam pada awal sesi.

"IHSG hingga paruh pertama perdagangan melemah 0,18% ke level 5.864,96. Indeks saham Garuda berbalik arah setelah sempat menguat ke level 5.935,68 pagi tadi," demikian catatan RTI Business.

Total volume perdagangan yang tercatat sepanjang sesi I mencapai 10,72 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,76 triliun. Frekuensi perdagangan juga tergolong ramai, yaitu sebanyak 912.073 kali. Tingginya aktivitas transaksi menunjukkan investor masih cukup agresif memanfaatkan momentum pergerakan indeks yang volatil.

Tekanan terbesar berasal dari sektor keuangan dan barang konsumsi yang menjadi pemberat utama laju IHSG. Beberapa saham perbankan berkapitalisasi besar terkoreksi setelah kemarin ditutup menguat, memicu efek domino pada pelemahan indeks. Meski demikian, data RTI Business mencatat bahwa nilai transaksi masih di atas rata-rata harian, menandakan likuiditas pasar tetap terjaga.

Analis pasar modal yang dihubungi Terdepan.id menjelaskan bahwa pembalikan arah ini relatif wajar karena banyak investor yang memilih merealisasikan keuntungan setelah reli singkat di awal sesi. "Level resistance di 5.935 menjadi titik jenuh beli, jadi ketika tembus, aksi jual langsung muncul," ujarnya. Selain itu, sentimen global terkait data ekonomi yang akan dirilis pekan ini turut membuat sebagian investor bersikap hati-hati.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar akan memantau pergerakan IHSG pada sesi kedua. Apabila tekanan jual berlanjut, indeks berpotensi menguji level support di 5.830. Sebaliknya, jika minat beli kembali menguat, bukan tidak mungkin IHSG kembali bergerak menuju level 5.900. Terdepan.id akan terus memantau pergerakan pasar saham hari ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User