Jakarta - Jajaran kepolisian akhirnya meringkus DC, pria yang dikenal dengan alias Pedaw, setelah berstatus buron dalam

Diringkus Saat Bekerja, Diduga Aniaya dan Rampas Motor Korban Aparat dari Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres, Jakarta Barat, mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti. Kanit Reskrim Polsek Ka

Jul 08, 2026 - 05:41
0 0
Jakarta  - Jajaran kepolisian akhirnya meringkus DC, pria yang dikenal dengan alias Pedaw, setelah berstatus buron dalam

Diringkus Saat Bekerja, Diduga Aniaya dan Rampas Motor Korban

Aparat dari Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres, Jakarta Barat, mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti. Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, mengonfirmasi penangkapan tersebut kepada media kami, Rabu (24/6/2026). Ia menjelaskan bahwa Pedaw bukan sekadar pelaku penipuan biasa, melainkan tersangka utama dalam aksi penganiayaan terhadap korban berinisial RR.

"DC alias Pedaw berhasil kami amankan saat bekerja di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta," ujar AKP Rachmad Wibowo dalam keterangan resminya.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, modus yang dijalankan Pedaw cukup rapi. Ia memanfaatkan aplikasi kencan daring untuk memikat targetnya. Setelah menjalin komunikasi intens dan mendapatkan kepercayaan, pelaku diduga melancarkan aksi kekerasan. Tak hanya menganiaya RR, Pedaw juga disebut membawa kabur sepeda motor milik korban. Perpaduan antara penipuan berkedok asmara dan perampasan kendaraan bermotor inilah yang membuat kasus ini mendapat perhatian serius dari Unit Reskrim Polsek Kalideres.

Lacak Jejak Buron Hingga ke Area Kargo

Proses pelacakan terhadap Pedaw bukan perkara mudah. Pelaku sempat menghilang dan berganti-ganti lokasi. Tim kepolisian akhirnya mempersempit pelacakan hingga menemukan titik terang bahwa Pedaw bekerja di area logistik Bandara Soetta. Tanpa membuang waktu, petugas langsung bergerak ke terminal kargo dan menyergap Pedaw di sela aktivitasnya. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Kalideres guna menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah mendalami potensi adanya korban lain yang belum melapor dengan modus serupa. Barang bukti berupa kendaraan korban masih terus ditelusuri oleh penyidik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User