Israel Ogah Mundur, Lebanon Tegaskan Tak Akan Lepaskan Seinci Pun Wilayahnya

Terdepan.id, Jakarta — Presiden Lebanon Joseph Aoun memberikan respons tegas terhadap sikap Israel yang menolak mundur dan tetap mempertahankan kehadirannya di sejumlah wilayah yang diklaim sebag

Jul 08, 2026 - 05:00
0 0
Israel Ogah Mundur, Lebanon Tegaskan Tak Akan Lepaskan Seinci Pun Wilayahnya

Terdepan.id, Jakarta — Presiden Lebanon Joseph Aoun memberikan respons tegas terhadap sikap Israel yang menolak mundur dan tetap mempertahankan kehadirannya di sejumlah wilayah yang diklaim sebagai 'zona keamanan' di Lebanon, Suriah, dan Jalur Gaza. Aoun menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerahkan seinci pun wilayah kedaulatan Lebanon kepada pihak mana pun.

Pernyataan tersebut disampaikan Aoun di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara Beirut dan Tel Aviv. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/7/2026), Aoun membela langkah negosiasi yang tengah dilakukan pemerintahannya dengan Israel seraya menepis anggapan bahwa upaya diplomatik tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan nasional Lebanon.

"Kami tidak akan melepaskan satu inci pun tanah kami. Namun kami juga percaya bahwa diplomasi adalah jalan untuk mengamankan hak-hak kami," tegas Aoun sebagaimana dikutip laporan AFP.

"Kami tidak akan melepaskan satu inci pun tanah kami. Namun kami juga percaya bahwa diplomasi adalah jalan untuk mengamankan hak-hak kami."

Pekan sebelumnya, Lebanon menandatangani perjanjian kerangka kerja yang difasilitasi oleh Amerika Serikat. Kesepakatan ini bertujuan membuka jalan menuju perdamaian antara kedua negara yang secara teknis masih berada dalam status perang sejak konflik Arab-Israel 1948. Perjanjian ini menjadi langkah diplomatis paling signifikan dalam hubungan Lebanon-Israel dalam beberapa dekade terakhir.

Namun langkah tersebut segera memicu gelombang protes keras dari kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Kelompok yang memiliki pengaruh politik dan militer signifikan di Lebanon itu menilai perjanjian tersebut sebagai bentuk pelemahan posisi tawar Lebanon dan pengakuan terselubung terhadap pendudukan Israel. Aksi demonstrasi terjadi di sejumlah wilayah basis pendukung Hizbullah sebagai bentuk penolakan terhadap normalisasi hubungan dengan Israel.

Sementara itu, Israel sendiri tetap bersikukuh mempertahankan posisi militernya di wilayah yang mereka klaim esensial bagi keamanan nasional. Pemerintah Israel menyebut kehadiran di 'zona keamanan' tersebut sebagai langkah strategis untuk mencegah infiltrasi dan serangan dari kelompok bersenjata yang beroperasi di Lebanon selatan.

Aoun menolak mentah-mentah klaim tersebut dan menegaskan bahwa Lebanon memiliki hak penuh atas seluruh teritorinya yang diakui secara internasional. Ketegangan ini mencerminkan kompleksitas upaya perdamaian di kawasan yang terus diwarnai oleh rivalitas geopolitik dan kepentingan kelompok-kelompok bersenjata non-negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User