Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Jaksel Serahkan Motor Curian kepada Pemiliknya
Terdepan.id – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang pembuktian komitmen Polri untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta kepastian hukum kepada masyarakat. Dalam upacara khidmat di M
Terdepan.id – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang pembuktian komitmen Polri untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta kepastian hukum kepada masyarakat. Dalam upacara khidmat di Markas Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026), Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Putu Yuni Setiawan, secara simbolis mengembalikan sepeda motor curian kepada pemiliknya yang sah.
Rangkaian Upacara dan Kehadiran Unsur Penting
Aksi penyerahan barang bukti kasus curanmor ini menjadi puncak sekaligus pesan moral bahwa kehadiran institusi Bhayangkara harus mampu memulihkan hak warga. Berdasarkan laporan yang dihimpun Terdepan.id, motor yang diserahkan merupakan hasil pengungkapan kasus oleh jajaran Reskrim yang selama ini meresahkan warga di kawasan Jakarta Selatan. Upacara peringatan yang digelar di halaman Mako Polres tersebut berjalan penuh kehangatan dan melibatkan berbagai elemen strategis kota.
Sejumlah pejabat utama tampak duduk di barisan depan. Turut hadir Dandim 0504/Jakarta Selatan Kolonel Kav. A. Nyoman, Wali Kota Jakarta Selatan Safrin Liputo, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Marcelo Bellah, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Agus Akhyudi, serta Kepala BNN Kota Jakarta Selatan Asima Sianipar. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menandakan solidnya sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan ibu kota.
Apresiasi dan Sinergi Kamtibmas
Tidak ketinggalan, para Kapolsek se-Jakarta Selatan, personel Polri, hingga unsur masyarakat turut memadati lapangan upacara. Mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), personel Satpam, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Pokdar Kamtibmas, hingga perwakilan pengemudi ojek online (Ojol). Keberadaan para pekerja lapangan ini menjadi bukti bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan kewaspadaan dari akar rumput.
Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Muchlisin, bersama jajaran kelurahan se-Jakarta Selatan juga terlihat antusias mengikuti prosesi. Dalam sambutannya, Kombes Putu Yuni Setiawan menegaskan bahwa mengembalikan hak milik warga bukan sekadar seremoni, melainkan napas dari reformasi kultur kepolisian yang presisi.
"Ini bukan sekadar mengembalikan motor, ini adalah pengembalian rasa aman dan kepercayaan publik. Di usia ke-80 ini, Bhayangkara harus terus hadir sebagai pelindung dan pengayom yang dirindukan, bukan yang ditakuti," ujar Putu di hadapan para tamu undangan, dikutip Terdepan.id.
Wajah pemilik motor yang sah tampak haru menerima kendaraannya kembali. Momen ini sekaligus menyampaikan pesan kepada para pelaku kejahatan bahwa Polres Metro Jakarta Selatan tidak akan memberi ruang bagi kriminalitas jalanan. Dengan berakhirnya upacara, diharapkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan elemen masyarakat di wilayah hukum Jakarta Selatan semakin solid dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif pasca pandemi. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan pengungkapan kasus-kasus kriminal lain yang sedang ditangani oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.
Comments (0)